Skip to main content

Posts

Buruknya fasilitas impor blog oleh Multiply

Ah rupanya fasilitas impor blog oleh Multiply dari Blogger cukup jelek. Belum tahu juga nih kalau masalah cross-postingnya, "cukup jelek" juga atau "lumayan tidak terlalu jelek"? Setidaknya ada beberapa hal buruk yang membatasi ruang gerak pengimporan artikel2 dari Blogger oleh Multiply: Template Blogger haruslah yg versi baru. Yg versi lama harus upgrade dulu, kalau tidak upgarded, jangan harap bisa impor. Gunakan alamat asli dari blogspot (namamu.blogspot.com). Kalau pakai alamat yg custom, misal pakai domain sendiri, maka ucapkanlah selamat tinggal pada fasilitas impor blog ini. Komentar yang sudah dipost di akun Blogger tidak ikut diimpor. Iya sih, dari awal juga udah dikasih tahu, tapi tetep aja kecewa. Demi mengimpor blog ini, saya dengan penuh kesedihan terpaksa mengganti setting alamat di Blogger menjadi alamat default yang diberikan. Entah kalau sudah berhasil impor, apakah yang akan terjadi kalau alamat blog saya ubah lagi pakai nama domain sendiri. Yah ki...

idud's Personality Disorder Test Results

Ngikutin test yang diikutin sama seorang tetangga , hasilnya kayak gini: Disorder | Rating Paranoid: High Schizoid: Moderate Schizotypal: High Antisocial: High Borderline: Low Histrionic: High Narcissistic: High Avoidant: High Dependent: High Obsessive-Compulsive: Moderate URL of the test: http://www.4degreez.com/misc/personality_disorder_test.mv URL for more info: http://www.4degreez.com/disorder/index.html Ternyata saya teh paranoid, avoidant (cenderung menghindar), dan antisosial. Pantes aja temennya dikit.

Presentasi dengan LaTeX-Beamer

Hehe... artikelnya belum ada. Iseng2 buka2 akregator dan tertarik untuk baca Basic presentations with LaTeX Beamer yang ditulis oleh Bruce Byfield jadi ada inspirasi untuk nulis tutorial LaTeX lagi. Belum pernah nyoba sih, jadi pasti belum akan dibuat artikelnya, karena biasanya saya mah ngebuktiin sendiri sebelum bikin artikel. Dan biasanya, risetnya sangat lama :(. Yah, yang penting mulai ada niat lagi.

Kangen, euy (ampe nangis2 nih)

``Kut'rima suratmu, dan kubaca dan aku mengerti...'' (Dewa 19 - Kangen) Gak cocok. ``To see you when I wake up Is a gift I didn't think could be real...'' (Incubus - I Miss You) Tetep gak cocok. ``Remember today I've no respect for you...'' (Silverchair - Miss You Love) Apalagi ini, tambah gak cocok. Yeah, itu sebagian kecil dari lagu2 yang sering aku dengerin. Lagu tentang kerinduan pada seseorang. Tepatnya sesuatu. Tapi gak ada yang cocok, euy. Sekarang2 ini aku lagi kangen banget sama yang namanya keluarga. Pengen ketemu bapak, juga kakak dan adik. Pengen bisa curhat berlama2 tanpa harus menyembunyikan detil apapun. Pengen bisa cerita tentang cita2 yang tak kunjung tercapai. (San, ini benar2 tahun yang berat buatku.) Pengen... ketawa2 lagi, berantem lagi, nonton bola bareng lagi (walau sering kesel juga kalau nonton bareng anak2 perempuan). Semoga Tuhan mengizinkan aku bertemu dengan kalian sesegera mungkin. Sepertinya agak sulit untuk bisa kembal...

SMS Ganda dari nomor FREN Tak Dikenal

Waduh telat, nih, mestinya langsung posting begitu kejadian. Tapi engga apa2 lah, daripada engga disampaikan mending telat sedikit. Lagian hari ini ada terjadi unwanted subscription, tapi engga tahu apakah subscriptionnya di-approve atau tidak, belum meriksa. Ini cerita tentang pengalaman saya menggunakan FREN . Hari Sabtu, malem Minggu kemaren (2007/09/01), saya lagi asyik sms-an dengan seorang teman. Cowok, gak perlu curiga, gue kan jomblo tulen yang baik dan benar. Tema obrolan makin lama makin menjurus ke hal2 yang sangat... baik. Kami ngobrol masalah kehidupan sehari-hari. Yah namanya juga sama temen. Asyik dah pokoknya. Tapi kemudian sesuatu terjadi. Beberapa saat setelah saya kirim sms, henpon saya berbunyi dan di layar tertulis kalau saya mendapat sms baru dari nomor yang tidak saya kenal (nomor FREN juga). Agak kaget (dan berharap juga, siapa tahu cewek) karena saya tidak terbiasa menerima sms dari nomor yang tidak saya kenal. Tapi hanya berselang beberapa detik, henpon bunyi ...

26 Years ago, today (in Gregorian calendar)

Ya, menurut hitungan Masehi, tepat 26 tahun lalu almarhumah Mamahku tercinta melahirkanku ke dunia. Tapi sampai sat ini pun diri ini masih bertanya2. Apa tujuanku ada di dunia? Apa yang harus kulakukan untuk mengisi kehidupanku ini? Ah teuing deuh. Manusia bikin rencana, Tuhan yang menentukan. Jadi buat apa bikin rencana? Gak usah bikin rencana lah, kerjakan saja apa yang ada di hadapan dan selalu siaga untuk mengambil kesempatan yang datang melintas. Ah, udah jangan nulis yang teu pararuguh. Saatnya menyanyikan lagu kebangsaan bersama. Happi basdey tu yuuuuu Happi basdey tu yuuuuu Happi basdey swit iduuuuuud Happi basdey tu miiiiiiii

Membuat USB-flash boot

Anda pengguna PC? Suka bereksperimen dengan multiple OS dalam 1 PC? Jika ya, pasti tidak aneh dengan keluhan2 seperti "Di PC saya muncul 'disk boot error'", atau "waaah, bootloadernya ketimpa", bisa juga "grub-nya hilang euy". Keluhan seperti itu tidak hanya muncul dari para pengguna yang masih pemula, tapi juga para ahli dan hacker2 ternama. Tentu, yang terakhir disebutkan biasanya punya cara untuk mengatasi hal itu, tapi bukan berarti mereka tidak pernah mengalami masalah itu. Sejak awal saya berkenalan dengan OS GNU/Linux, saat instalasi pastilah ditawari untuk membuat 'disket boot'. Yang akan berguna jika PC anda tidak bisa memboot lewat harddrive, atau saat masalah2 di atas terjadi. Intinya adalah: 'kita harus punya media (backup) yang bisa dipakai untuk mem-boot PC'. Sebelumnya saya sangat mengandalkan livecd seperti Knoppix dan Kanotix untuk bisa mengembalikan bootloader yang hilang. Sayang hal ini kurang praktis karena mau t...