Skip to main content

Posts

Showing posts with the label puyeng

Pemerintah stop terima PNS

Baca berita ini emang bikin sedih: http://finance.detik.com/comment/2011/08/19/121827/1706696/4/mulai-1-september-pemerintah-stop-terima-pns-baru Secara saya pengen jadi PNS. Tapi sejak bulan depan sampai 2 tahun ke depan katanya tidak akan ada penerimaan PNS. Padahal tahun 2013 nanti umur saya sudah semakin bangkotan. HUAAAAAAAAA ...

Ubah saja variabelnya

Jadi inget sama kejadian beberapa tahun lalu, di sebuah gedung yang mirip bioskop di tengah2 kampus yang lokasinya deket sama kebun binatang. Saat itu sedang berlangsung kuliah yang berjudul Fisika Matematika. Karena melihat sebagian besar mahasiswa mulai kebingungan dan bosan dengan materi kuliah, yang diindikasikan dengan pertambahan kadar bengong pada wajah mereka dibarengin dengan heuay (menguap yang lebar), Pak Dosen memberikan sebuah cerita lucu. "Kita sering denger bahwa, katanya, tingkat kecerdasan seseorang berbanding terbalik dengan tampang," beliau berkata sambil senyam-senyum. Kami yang mendengarkan hanya bisa tersenyum getir. Itu sebuah fakta yang buktinya bisa dilihat di kehidupan sehari-hari. Yah, saya tidak akan menjelaskan lebih jauh karena orang2 dengan tingkat tampang yg "rendah" pasti sudah lebih mengerti, karena bahkan orang2 dengan tingkat tampang yg "tinggi" juga sudah mengerti. "Itu benar," Pak Dosen melanjutkan. "Tap...

Rugi sebenernya

Tgl 15: biaya ADM -10.000 Tgl 30: bunga +11.000 Tgl 30: pajak bunga -2.200 Hmm, saldonya malah -1.200, ya? Jadi nabung di bank itu untung apa rugi, sih, sebenernya? Yg saya inget waktu SD adalah bahwa nabung di bank itu menguntungkan. Puyeng, ah.

Asisten

Sekuritas (S): Selamat pagi, maaf tasnya saya periksa. Si Kasep (K): Selamat pagi, silahkan. S: Tumben, Pak, hari ini tidak bawa raket. Nanti sore tidak main? K: Kebetulan raket sudah disimpan di atas. S: Ouwh. K: Jadi saya cuma perlu bawa baju dan sepatu dari rumah. S: Kapan nih saya bisa lihat Bapak main di Piala Thomas? K: Ya engga main, lah, saya kan cuma asisten. S: Wuih ... asisten pelatih? K: Bukan. Asisten ... pemain ... cadangan. S: (tanpa ekspresi) Ah, baik, Pak. Silahkan, antriannya masih panjang. Terima kasih.

Buka atau tutup

"Saya pesan anu dan minumnya anu. Oh ya, restoran ini bukanya sampai jam berapa, mbak?" "Maksudnya, mas?" "Buka sampai jam berapa?" "Tutupnya?" Dalam waktu sepersekian detik otak saya memproses: 1. apakah si mbak tidak ngerti kalimat "buka sampai jam berapa?" 2. apakah si mbak sengaja memperlama durasi percakapan supaya berakhir pada perkenalan? 3. apakah si mbak sedang meledek? 4. apakah si mbak tidak mendengar kata "sampai," sehingga kalimat yg dia dengar adalah "buka jam berapa?" 5. apakah si mbak menganggap pertanyaan saya HARUSNYA "tutup jam berapa" dan bukannya "buka sampai jam berapa," yang artinya menghemat satu kata ("sampai")? 6. apakah pelafalan saya tidak jelas? 7. apakah saya sedang melamun (lagi)? Tapi kemudian diputuskanlah: "Iya, mbak, maksud saya tutup jam berapa." "Ooh, jangan kuatir, mas. Mas makan sampai jam berapa aja kita tungguin kok." Hhhh ... ...

KMail good-by

KMail di KDE versi 4.4.3 dari Debian Squeeze bener2 gak bisa dipake tanpa akonadi yg aktif, crash terus. Dan saya gak mau pake akonadi. Cari2 di google ttg masalah yg sama/mirip, gak nemu. Pusing saya. Yah, sudahlah. Toh selama ini saya pake yg namanya open-source atau free-software adalah karena saya punya banyak pilihan. KMail tidak memuaskan, masih ada Thunderbird/Icedove. Jadi, good-by KMail.

Benci vendor dalam negeri, ya?

Bener, ya? Gitu, ya? Gak mau, ya, kalau orang Indonesia nyewa hosting, nyimpen server, atau sekedar manfaatin layanan gratisan buatan dalam negeri, ya? Mungkin harusnya orang2 cuma punya blog buatan luar. Punya twitter. Punya facebook. Atau nyewa server dari datacenter di luar negeri. Gitu? Biar lalulintas Internet ke luar negeri semakin padat dan "orang2 tertentu" untung gede, gitu? Dengan "aturan macam itu," semua orang bakal milih pake layanan dari luar negeri. Vendor lokal bakal ditinggalin. Biar kalau ada konten "nyeleneh," gak bakal kena bredel karena di luar jangakauan hukum Indonesia. Kalau engga juga vendor lokal bakal pada bangkrut akibat harus nyensor konten yg pastinya butuh resource gede2an. Udah gitu dikomplen pelanggan lagi. Cape deh. *ikutan kesel sama RPM konten*

Nama baik

"A good name worth more than riches." Itu kalimat yang saya baca dari kamus yang ditawarkan oleh penjaja di dalam bis kota. Ada benarnya. Walau kadang saya punya pendapat lain tentang "reputasi yang bagus." Tapi tentu saja, pendapat saya itu berdasar pada hal yang sengaja dirumitkan. Jika kita kembali pada kesederhanaan, saya setuju dengan pepatah di atas. Entah karena saya terlalu banyak baca cerita tentang kepahlawanan atau apa. Tapi reputasi yang bagus jauh lebih berharga bagi saya dibanding kekayaan. Mungkin itu sebabnya, saya tidak terlalu banyak berteman dengan orang2 yang menjual harga dirinya, baik untuk harga yang mahal atau yang sangat murah. Karena, dari yang sedikit itu, semua sudah pernah saya ceramahi :)). Dan kalau saya menceramahi lebih banyak teman lagi, bisa2 dapat tamparan di muka. Cukup, mari bekerja lagi, cari kekayaan. =))

Paling kesel

... kalo ada orang yang tidak punya skill di satu bidang, tapi jadi penguasa di bidang itu! Kalo gak tau tentang jaringan komputer, gak usah deh coba2 jadi Manager Teknologi Informasi! Bikin kepala orang pusing aja.

Rollback dulu

Menyedihkan. Sejak dist-upgrade Squeeze[1] terakhir, pidgin[2] 2.6.4 yang saya pake ngehang terus. Entah kenapa. Dan saya super males untuk ngaktifin debug mode (emang ada?) dan nyari penyebab kelakuannya itu. Jadi, yah, terpaksalah rolling back ke pidgin versi 2.5.8 (untuk Lenny[3]) dari repo debian-backports[4]. Kalau pidgin Lenny dari repo debian resmi cuman ada versi 2.4.x. Mudah2an kopete[5] segera bisa: 1. nyembunyiin notifikasi ngetik pesan 2. nyimpen log chat dalam format plain 3. dan kapabilitas lain Sementara ini, mari kita bersabar dulu. [1] http://wiki.debian.org/DebianSqueeze [2] http://pidgin.im [3] http://wiki.debian.org/DebianLenny [4] http://www.backports.org [5] http://kopete.kde.org Edit (2010/01/02): Huahahahahaha ... Ternyata cukup dengan mereset konfigurasi dan menguninstal pidgin-plugins-pack, sekarang pidgin dari repo Squeeze sudah tidak freeze lagi.

Kawin dimodali mantan pacar

Ironis. Eh, normal aja sih. Ceritanya begini: Mantan pacar saya, yang "itu," tiba2 malam tadi ngirim SMS. Awalnya sih cuma nanya kabar, standar. Saya jawab sewajar mungkin. Walau, okelah, setiap melihat atau mendengar sesuatu tentang dia kepala saya seperti terbakar oleh amarah dan dendam™ (yang sewaktu2 pasti akan meledak). Apalagi kali ini dia sendiri yang menghubungi saya. Tapi saya usahakan untuk selalu menjaga perdamaian. Itulah saya. Cukup satu balasan SMS, yg sopan dan standar, untuk membuat dia berani menelpon saya lagi. Entah apa maunya perempuan ini. Mengenang saat2 indah kebersamaan kami? Butuh teman curhat karena pacarnya yang sekarang lebih senang selingkuh? Atau? Ternyata eh ternyata, yg namanya berburuk sangka itu engga baik. Dia nawarin proyek ratusan juta! Wow!!! Ratusan? Saya, yang gajinya cuma satu setengah, butuh puluhan tahun untuk bisa punya uang dengan orde sekian. Itupun saya harus berusaha supaya saldo gaji tidak berkurang secara signifikan di tiap ak...

Call me Dewey

For the color of water, dew, is blue. Saya suka Dewey Duck. Yeah, kenyataannya saya suka tokoh2 protagonis di semesta Donal Bebek (Donald Duck universe). Tapi entah kenapa saya selalu mengasosiasikan diri saya sebagai Dewey Duck, atau di Indonesia lebih dikenal sebagai Kwek Bebek. Itu, loh, salah satu ponakan paman Donal yang selalu memakai topi belang biru. Tentu, sebetulnya tokoh idola saya adalah Donal Bebek. Hehe, bahkan cinta mati (ditinggal kawin) saya selalu saya sebut sebagai Desi Bebek. Tapi saya tidak berani mengasosiasikan diri sebagai paman Donal. Entahlah, mungkin dia terlalu hebat. Mungkin terlalu "tokoh utama." Bisa jadi itu juga yang menyebabkan saya ditinggal kawin, hehehe .... Beberapa hal yang mendasari saya untuk berasosiasi dengan Dewey adalah: Kwek disebut di tengah. Kwik, Kwek dan Kwak. Dari lima bersaudara, tiga yang terakhir adalah penggemar tiga bebek kecil ini. Kakak, saya, dan adik bungsu. Saya di tengah, jadi saya adalah Kwek. Sejak dulu saya yaki...

Perawan Sabtu

Tujuh tahun sekali buat saya termasuk jarang. Ya, sekitar tujuh tahun sekali tanggal hari ini tepat jatuh pada hari Sabtu. Seperti juga 28 tahun yang lalu. Yah, daripada nyanyi "hapi basdey tu mi" yang pathetic itu lagi, mending kita bertakhyul aja, mumpung momennya tepat. Tanggal dan harinya cocok dengan keadaan awal. Sejatinya saya tidak suka dengan nujum2 seperti ini, tapi kadang apa yang mereka nyatakan ada benarnya. Bahkan banyak benarnya. Lumayan lah buat intermezzo, nemenin makan sahur (yang masih juga engga enak). Berikut beberapa hal tentang perwatakan yang dikutip dari http://www.primbon.com : Hari lahir Sabtu: Giat bekerja, rajin pandai mencarari rejeki, ditakuti orang banyak, pandai menempatkan diri dan bisa menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik. Saya giat bekerja jika ada maunya. Tidak terlalu pandai kalau soal mencari rezeki, makanya miskin. Bukan ditakuti orang banyak, tapi takut sama orang banyak :)). Kalau soal menempatkan diri dan tang...

Gerhana bumi

Pastinya masih berhubungan dengan fenomena gerhana matahari total beberapa hari lalu yang membuat Sersan 'Ndank mengirim sms seperti ini malam tadi: Gerhana bumi dapat diketahui ketika manusia yang ada di matahari tidak dapat melihat bumi karena terhalang bayangan matahari. Ah, sebuah definisi yang aneh. Tapi tidak mengherankan, karena Sersan 'Ndank ini kadang memiliki pemikiran yang rada2 twisted . Tapi jangan kuatir, dia gak bakal bisa menandingi Mbah Dharmo kalau dalam defek pikiran. Gatal, jempol Simbah langsung mengetik balasan: Atau ketika makhluk di bulan tdk bisa melihat bumi karena terhalang piringan matahari. Geura insap atuh sersan! Ada satu hal yang sedikit membuat Simbah berpikir. Dua definisi di atas bisa diterima karena memang analogis dengan definisi yang sudah ada selama ini. Definisi yang diajukan Sersan 'Ndank analogis dengan definisi gerhana bulan yang kita kenal selama ini, Gerhana bulan: pengamat ada di bumi, dan bulan tidak terlihat (sebagian) karena ...

Pencinta patah hati

You held my hand and then you slipped away And I may never see your face again ... Def Leppard - Long Way To Go (X, 2002) Saya adalah penggemar lagu patah hati. Hoho ..., saya tidak sedang patah hati. Tapi lagu2 sejenis di atas selalu menemani di manapun saya bisa nyetel/denger lagu. Saya mendengarkan lagu2 patah hati sejak saya pertama mengenal yang namanya lagu, sejak saya mulai memahami lirik2 lagu, sejak (mungkin) walau secara kecil2an saya mulai mengalami patah hati, sejak sekarang, dan mungkin entah sampai kapan nanti. Tapi saya tidak sendiri. Agak sulit memang jika harus disebutkan siapa saja kawan saya itu. Entah siapa atau kelompok orang yang mana. Tapi saya sering dengar lagu2 patah hati diputar di tape-recorder atau CD/DVD player tetangga. Sering juga diputar di stasiun radio atau televisi. Sering dinyanyikan pengamen di jalanan. Itu bisa jadi bukti kalau saya bukan satu2nya penggemar lagu patah hati. Ada lagu patah hati yang dikemas dengan gaya lembut, mellow, dan mendayu2 ...

Akhirnya, hadapi dengan sempurna

Kembali kami persembahkan ke hadapan anda, episode lagu kenangan Si Aa Ganteng. Hari Kamis atau Jumat kemaren, entah kekuatan apa yang menyuruh saya untuk memutar kembali lagu2 yang membuat saya merinding ketika mendengarnya. Kenangan indah dan getir (pasti aja kayak gitu) langsung melintas dan terbayang2 dalam pikiran. Terlalu cengeng ah, kalau saya ceritain apalagi dengan sangat rinci kejadian apa yang terbayang gara2 lagu2 itu. Cuman kayaknya dari lirik lagunya udah ketahuan atau bisa ditebak tema kejadian yang dimaksud. Tanggal ingatan dan waktu lagu menjadi hit tidak bersesuaian. Lirik2 inilah yang menggugah perasaan2 itu. Satu lagu, satu penggal kisah, satu ingatan. Di bawah potongan lirik ada sekilas info tentang kenangan yang dimaksud. Akhirnya 'ku menemukanmu Saat hati ini mulai merapuh Akhirnya 'ku menemukanmu Saat raga ini ingin berlabuh ... ( Naff - Akhirnya 'Ku Menemukanmu ) Sekitar Januari/Februari 2007, awal2 masuk kerja di tempat yang sekarang, dengerin peng...

Romantika kosan

2-3 hari yang lalu: Opik pulang dari kantor sekitar jam 8 malam. Aku kebetulan belum tidur (walah biasanya udah tidur ya? dasar bayi!), jadi sekalian berkunjung ke kamarnya. Oh, iya, kamarnya di sebelah kamarku. Aku meminjam sebuah barbel seberat 2kg*) supaya nonton sinetron jadi sedikit berguna. Malam tadi: Dengan lemah gemulai kugerakkan tanganku mengangkat-angkat barbel pinjaman. Yando (kamarnya di seberang kamarku) lewat, mau ke kamar mandi, dan langsung berkomentar, "Wah, kang, tiada hari tanpa olahraga nih." "Lah iya dong," jawabku. "Nampaknya persiapan utk mengikuti Be A Man**), nih, hehe..." "Kurang ajar!" Iya, kurang ajar. Tahu dari mana dia? *** Romantika berlanjut ketika, setelah agak larut, Opik pulang ke rumah dan kami berdiskusi masalah sering terjadinya kegagalan nomor teleponku menghubungi nomor telepon Eneng (tau lah maksudnya ini siapa). Akhirnya diketahui penyebabnya adalah kadangkala nomor IM3 Eneng engga bisa dihubungi kalau ...