Skip to main content

Posts

AAC di Galaxy Fame

"Papah, file AAC gak bisa dimaenin nih!" si mamah komplen. Seingat saya, AAC atau M4A bisa dimainkan dengan baik di hampir semua gadget Samsung yang menggunakan OS Android. Saya periksa di feature sheet Samsung Galaxy Fame juga mengatakan bahwa dia mendukung format AAC bahkan AAC+. Akhirnya saya pinjam dulu itu henpon, lalu saya coba2 nyetel beberapa file audio. Nyatanya hanya sebagian file AAC yang tidak bisa dimainkan. Jadi ada yang bisa dimainkan dan ada juga yang tidak. Bahkan format output dari audio recorder defaultnya adalah M4A (yang merupakan sinonim dari AAC). Saya coba sedot file2 AAC yang bisa dimainkan dan tidak bisa dimainkan ke PC. Saya periksa dengan perintah 'file' dan tampaklah bedanya. File yang bisa dimainkan adalah file AAC yang _tidak berisi_ tag ID3. Sementara file yang berisi tag ID3 (ada title, artist, dll) tidak bisa dimainkan. (Catatan: player yg digunakan adalah player default). $ file *.aac bisa.aac: MPEG ADTS, AAC, v4 LC, 44.1 kH...

Pemerintah stop terima PNS

Baca berita ini emang bikin sedih: http://finance.detik.com/comment/2011/08/19/121827/1706696/4/mulai-1-september-pemerintah-stop-terima-pns-baru Secara saya pengen jadi PNS. Tapi sejak bulan depan sampai 2 tahun ke depan katanya tidak akan ada penerimaan PNS. Padahal tahun 2013 nanti umur saya sudah semakin bangkotan. HUAAAAAAAAA ...

Teriakan anak kecil? Hanya jika saya sudah punya anak

Science Confirms It: Whining Is The Most Annoying Sound Ever ... childish whining is more distracting than the screech of a high-pitched table saw, according to a new study. To test people's tolerance for various sounds, scientists asked them to do math problems in silence, and then while listening to talking, “motherese” (aka baby talk), whining and machine noise. Bethulllll! Saya bukan cuma percaya, tapi yakin 100,02 %! Jaman SMA saya sering belajar dan atau mengerjakan soal2 Fisika sambil mendengarkan musik keras yang disiarkan oleh radio lokal ataupun dari Bandung. Dan kenyataannya, saya bisa mengerjakan soal2 itu dengan baik. Bahkan menjadi lebih bersemangat. Tapi sekitar sebelas tahun yang lalu, saya tinggal di rumah seorang kerabat, untuk meminimalisasi pengeluaran uang saat kuliah. Dan setiap hari Minggu, kerabat saya tersebut dikunjungi oleh anak serta cucunya. Cucunya belumlah berumur 3 tahun. Dan teriakan pertamanya yang saya dengar pagi hari itu telah menghabiskan seman...

Linux outside

Interesting post by Glyn Moody: http://www.h-online.com/open/features/The-naming-of-parts-Time-for-Linux-Inside-1235154.html . "The problem, then, is the fact that Linux can be powering more and more of the digital devices that fill our lives and also be behind the international success that is Android, and yet few outside the computer world are aware of the connection." Ah ... some (most) users are just do not care if they use free or proprietary products. They only need to spend their money just to be dubbed cool by their friends.

Goodbye Smallville

Goodbye Smallville. Your journey ends last week end. It's sad, but it's how the way it should be. Thank you for inspiring me for the last decade. The Superman spirit will never die. *sedih*

Iceweasel 4.0

Pengen instal firefox 4.0. Tapi saya pake Debian stable. Tau sendiri lah, ya, Debian stable gak akan menyertakan versi yg lebih baru dari suatu aplikasi jika versi baru itu dirilis setelah waktu rilis Debian stable yg dimaksud. Yah, hasil googling menunjukkan banyak artikel tentang versi aplikasi2 di Debian stable yang kolot. Pengen instal firefox 4.0 di Debian stable, tapi malah nemu link utk instal firefox 4.0 di Ubuntu lucid.[1] Kebetulan lucid dan squeeze (Debian stable saat ini) lumayan mirip. Jadi saya ikuti aja tahap2 instalasinya ... dan kecewa. Firefox-nya, sih, normal. Tapi ngeselin banget waktu melakukan pencarian lewat kotak dialog di kanan atas, url google-nya adalah seperti ini: www.google.com...&client=ubuntu... Iiihhhh.... langsung gatel2. Kalau ini saya pake terus, maka pencarian dan kamuflase pencarian TrackMeNot[2] akan ter-log di google dengan ciri "ubuntu." Saya kan gak pake ubuntu. Langsung deh apt-get --purge remove firefox firefox-globalmenu. Dan a...

Tidak setiap hari

Tidak tiap hari awan di atas Jakarta berpenampakan seperti itu di sore hari. Dan tidak tiap terjadi penampakan seperti itu saya sedang pegang kamera (pinjaman). Maka terjadilah ....

Ubah saja variabelnya

Jadi inget sama kejadian beberapa tahun lalu, di sebuah gedung yang mirip bioskop di tengah2 kampus yang lokasinya deket sama kebun binatang. Saat itu sedang berlangsung kuliah yang berjudul Fisika Matematika. Karena melihat sebagian besar mahasiswa mulai kebingungan dan bosan dengan materi kuliah, yang diindikasikan dengan pertambahan kadar bengong pada wajah mereka dibarengin dengan heuay (menguap yang lebar), Pak Dosen memberikan sebuah cerita lucu. "Kita sering denger bahwa, katanya, tingkat kecerdasan seseorang berbanding terbalik dengan tampang," beliau berkata sambil senyam-senyum. Kami yang mendengarkan hanya bisa tersenyum getir. Itu sebuah fakta yang buktinya bisa dilihat di kehidupan sehari-hari. Yah, saya tidak akan menjelaskan lebih jauh karena orang2 dengan tingkat tampang yg "rendah" pasti sudah lebih mengerti, karena bahkan orang2 dengan tingkat tampang yg "tinggi" juga sudah mengerti. "Itu benar," Pak Dosen melanjutkan. "Tap...

Rugi sebenernya

Tgl 15: biaya ADM -10.000 Tgl 30: bunga +11.000 Tgl 30: pajak bunga -2.200 Hmm, saldonya malah -1.200, ya? Jadi nabung di bank itu untung apa rugi, sih, sebenernya? Yg saya inget waktu SD adalah bahwa nabung di bank itu menguntungkan. Puyeng, ah.

Asisten

Sekuritas (S): Selamat pagi, maaf tasnya saya periksa. Si Kasep (K): Selamat pagi, silahkan. S: Tumben, Pak, hari ini tidak bawa raket. Nanti sore tidak main? K: Kebetulan raket sudah disimpan di atas. S: Ouwh. K: Jadi saya cuma perlu bawa baju dan sepatu dari rumah. S: Kapan nih saya bisa lihat Bapak main di Piala Thomas? K: Ya engga main, lah, saya kan cuma asisten. S: Wuih ... asisten pelatih? K: Bukan. Asisten ... pemain ... cadangan. S: (tanpa ekspresi) Ah, baik, Pak. Silahkan, antriannya masih panjang. Terima kasih.

Parahyangan 2009/03/29

Tadi waktu nyari kantong kresek di laci meja, gak sengaja nemuin selembar kertas agak kaku dan berwarna hijau kebiruan dengan desain seperti uang kertas. Sekilas aja saya langsung tahu kalau itu adalah tiket kereta api. Tiket kereta terakhir sudah saya simpan di tempat aman sebagai salah satu pengisi prasasti yang sedang saya bangun. Tapi ini ada tiket kereta tercecer? Saya cukup dibuat kesal mengingat sejak mengembara di Jakarta saya tidak pernah melakukan perjalanan dengan kereta api sendirian, artinya itu adalah tiket perjalanan kereta bersama si anu. Tapi kemudian saya penasaran. Saya perhatikan tanggal yg tertera di tiket Bandung-Gambir itu: 29-MAR-2009. Dan lebih jauh lagi saya lihat ke sebelah bawah ada tanggal: 28/03/2009. Seketika, kejadian lengkap dua hari tersebut melintas di dalam kepala. Seakan baru terjadi kemarin. Saya bingung. Saya ingin melupakan semuanya secara total. Sebagian besar hal, saya yakin, menurut saya, sudah berhasil saya hapus dari ingatan. Tapi sekarang s...

Oleh-oleh Lebaran: nyengir

Si Bibi: "Aa, sekarang mah jadi kurus jangkung ya ..." Saya: (nyengir) Saya inget tahun lalu, beliau memberi komentar yang sedikit beda ketika kami bertemu di hari Lebaran. Waktu itu beliau bilang, "waduh, Aa, kok sekarang jadi kurus, ya?" Tidak ada menyabit2 kata jangkung atau tinggi sedikitpun. Saat itu pun saya langsung menyadari kalau badan saya terlihat sangat kurus, walaupun dari dulu juga memang tidak pernah gemuk. Sementara orang lain hanya melihat lewat representasi pipi yg dulu cembung dan sekarang cekung. Tapi tahun ini saya disebut jangkung! Ya amfun, umur saya hampir 30! Gak mungkin banget bertambah tinggi secara alami. Jadi dengan mudah bisa disimpulkan: saya telah menjadi sangat-sangat-sangat kurus. *sedih niaaan* Bibi Yang Lain: "Cepet nikah, atuh, Aa. Kalau punya istri mah pasti makan juga terurus." Si Bibi: "Iya, Aa. Kapan atuh mau nikah? Bibi nanti pengen nganter." Saya: (nyengir lebih lebar lagi) Ini adalah artikel ke-dua yang...

Zaman sembunyi?

Apakah ini emang zaman sembunyi2? Kenapa orang2 pada nyembunyiin tanggal pernikahan? Ada ketakutan apakah? Atau gw aja yg engga tau kalau selama ini orang2 selalu nyembunyiin tanggal kawin? Maklum, tidak pengalaman. Hihihihi ...

Kok bisa (dianggap) lebih ganteng?

"Gadis, Kang D ganteng, engga?" tanya Pak Janggut. Mendengar nama saya disebut2, saya langsung mendekat. Ingin tahu apa jawaban dari pertanyaan yang krusial tersebut. Yang ditanya terlihat ragu, apalagi ketika dia melihat saya mendekat sambil cengar-cengir penuh arti. Saya lalu duduk berjongkok di sebelah kursinya sambil memasang senyum yang-saya-pikir-manis. Gadis itu seakan tersesat di antara bimbang, ragu, senang, jengah, malu dan semua jenis perasaan yang membuat mukanya merah. "Jawab dong," Pak Janggut menekan kembali, sementara kedipan mata saya semakin gencar. "Orangnya udah datang, nih, pengen tau juga." "Aaah, pastinya gantengan cowok gue!!!" Gadis Manis Peranakan Ciamis akhirnya meneriakkan jawaban diplomatis dengan wajah merah padam. Saya terjengkang mendengar jawaban itu. Jawaban itu jelas2 mengakui kalau saya ganteng! Gadis itu jujur! Tapi di saat yang sama menyatakan kalau kegantengan saya tidak berarti apa2 dibanding pacarnya. Pada...

Buka atau tutup

"Saya pesan anu dan minumnya anu. Oh ya, restoran ini bukanya sampai jam berapa, mbak?" "Maksudnya, mas?" "Buka sampai jam berapa?" "Tutupnya?" Dalam waktu sepersekian detik otak saya memproses: 1. apakah si mbak tidak ngerti kalimat "buka sampai jam berapa?" 2. apakah si mbak sengaja memperlama durasi percakapan supaya berakhir pada perkenalan? 3. apakah si mbak sedang meledek? 4. apakah si mbak tidak mendengar kata "sampai," sehingga kalimat yg dia dengar adalah "buka jam berapa?" 5. apakah si mbak menganggap pertanyaan saya HARUSNYA "tutup jam berapa" dan bukannya "buka sampai jam berapa," yang artinya menghemat satu kata ("sampai")? 6. apakah pelafalan saya tidak jelas? 7. apakah saya sedang melamun (lagi)? Tapi kemudian diputuskanlah: "Iya, mbak, maksud saya tutup jam berapa." "Ooh, jangan kuatir, mas. Mas makan sampai jam berapa aja kita tungguin kok." Hhhh ... ...

Catet!

Harus belajar untuk mencatat semua hal yang penting ... untuk suatu saat memberikan pembalasan yang tepat. Eh, jangan, ding. Kan, katanya mau low profile. Tapi nyatet mah tetep harus.