2010/08/09

Buka atau tutup

"Saya pesan anu dan minumnya anu. Oh ya, restoran ini bukanya sampai jam berapa, mbak?"

"Maksudnya, mas?"

"Buka sampai jam berapa?"

"Tutupnya?"

Dalam waktu sepersekian detik otak saya memproses:

1. apakah si mbak tidak ngerti kalimat "buka sampai jam berapa?"
2. apakah si mbak sengaja memperlama durasi percakapan supaya berakhir pada perkenalan?
3. apakah si mbak sedang meledek?
4. apakah si mbak tidak mendengar kata "sampai," sehingga kalimat yg dia dengar adalah "buka jam berapa?"
5. apakah si mbak menganggap pertanyaan saya HARUSNYA "tutup jam berapa" dan bukannya "buka sampai jam berapa," yang artinya menghemat satu kata ("sampai")?
6. apakah pelafalan saya tidak jelas?
7. apakah saya sedang melamun (lagi)?

Tapi kemudian diputuskanlah:

"Iya, mbak, maksud saya tutup jam berapa."

"Ooh, jangan kuatir, mas. Mas makan sampai jam berapa aja kita tungguin kok."

Hhhh ... saya kan cuma pengen tau tutup jam berapa.

No comments: