2009/06/24

Apa itu "default?"

Pernah dalam sebuah kuliah Astronomi Komputasi, di tahun ke-3/4 kuliah, dosen saya berkata, "jangan asal bilang default tanpa tahu makna dari default itu apa. Coba, siapa yang bisa menjawab, apa itu default?"

Semua diam.

***

Saya mengenal istilah default pertama kali saat untuk pertama kalinya diperkenalkan pada dunia Internet oleh seorang sahabat (sekuliah, sejurusan, seangkatan, wisuda bareng, pokoknya soulmate lah). Dan kemudian lebih banyak bergaul dengan istilah itu saat sahabat yang lain (sekuliah, sekelas waktu TPB, beda jurusan, dia guru saya) mempertontonkan kebolehannya menguasai komputer.

Pergaulan dengan istilah2 sejenis semakin intens setelah saya lebih tertarik untuk ngoprek komputer daripada mempelajari fisika. Ah, tapi tetep aja blo'on.

Salah satu bagian yang saya ingat adalah pada konfigurasi GRUB. Dari semua OS/kernel yang bisa dipilih untuk diboot, ada satu yang harus diberi label default. Yang default ini tidak harus yang paling atas. Tapi yang pasti, jika kita tidak memilih salah satu pilihan yang disediakan, maka yang dilabeli default itulah yang akan diboot oleh GRUB.

***

Saya mencoba menjawab dengan asbun untuk pertanyaan dosen tadi, "default itu adalah sesuatu yang ditentukan jika kita tidak menyatakan pilihan kita. Sesuatu yang ..."

"Sesuatu yang default, kan?" beliau menukas. "Coba, lain kali jangan asbun kalau menjawab."

Saya tahu jawaban saya buruk, karena saya memang cuma meraba2. Tapi sepertinya beliau sentimen.

Tapi sudahlah, itu masa lalu.

***

Kembali ke konfigurasi GRUB. Selain label default yang wajib, ada lagi label pilihan yaitu fallback. Guna dari fallback ini, katanya, adalah opsi yang dipilih jika ternyata opsi yang diberi label default gagal untuk diboot.

Hmm, jadi ada yang lebih low-level ya dibanding default.

Saya yakin konfigurasi GRUB inilah yang sering jadi acuan dalam kalimat2 saya. Saya sering mengucapkan, "yah, kalau Soto Bogor engga ada, Sop Iga aja. Kalau ternyata engga ada, beli Nasi Gila. Kalau ternyata abis, ya udah fallback to default, Nasi Padang."

Saya tidak yakin mana yang benar, fallback-to-default atau default-to-fallback. Atau bahkan keduanya tidak ada yang benar? Yah, makna dua kata itu aja belum tahu, apalagi kalau keduanya digabung.

***

Barusan banget, aKregator saya narik feed RSS dari slashdot dan muncullah artikel ini:

Hugh Pickens sends along Kevin Kelly's paean to the default.
"One of the greatest unappreciated inventions of modern life is the default. 'Default' is a technical concept first used in computer science in the 1960s to indicate a preset standard. ... Today the notion of a default has spread beyond computer science to the culture at large. It seems such a small thing, but the idea of the default is fundamental... It's hard to remember a time when defaults were not part of life. But defaults only arose as computing spread; they are an attribute of complex technological systems. There were no defaults in the industrial age. ... The hallmark of flexible technological systems is the ease by which they can be rewired, modified, reprogrammed, adapted, and changed to suit new uses and new users. Many (not all) of their assumptions can be altered. The upside to endless flexibility and multiple defaults lies in the genuine choice that an individual now has, if one wants it. ... Choices materialize when summoned. But these abundant choices never appeared in fixed designs. ... In properly designed default system, I always have my full freedoms, yet my choices are presented to me in a way that encourages taking those choices in time — in an incremental and educated manner. Defaults are a tool that tame expanding choice."


Sepertinya jawaban saya pada cerita di atas tidak terlalu salah. Mungkin cara penyampaiannya saja yang kurang baik.

Tapi tetep, saya masih belum tahu deskripsi yang tepat untuk default. Ada yang bisa membuatkan kalimat yang bagus untuk menjelaskan itu? Sekalian dengan fallback deh, hehe ....

9 comments:

stevenharyanto said...

Bawaan?

Default = bawaan.

Setting default = setting bawaan. Setting yang berlaku di awal jika tidak kita ubah.

Factory default = bawaan pabrik.

Baby default = bawaan orok :p

idud said...

@ko Steve: ya sekitar2 situ deh. Saya setuju aja dibilang gitu.

Ada temen yg mengekstrak definisi default entah dari kamus mana di http://idud.multiply.com/journal/item/157

Mr.MOR said...

"Setting default = setting bawaan. Setting yang berlaku di awal jika tidak kita ubah."

tq stevenharyanto..skarang saye dah tau maksud default itu..tq juga pada idud ye..=)

Listyo Watik said...

Gaji pokok (default 1juta) p mksdnya ya ??

Nuranio said...

Iya, istilah default sering di gunakan di settingan

Nita Robi'ah Solihah said...

jadi yang benar yang mana ??
:-) aku kebingungan ini

Anonymous said...

Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue
Continue

Febrison Harahap said...
This comment has been removed by the author.
Febrison Harahap said...

Default artinya karna kita tdk menentukan pilihan berarti kita setuju dengan pilihan yang telah disetting dari awal,kurang lebih begitu k,mudah-mudahan salah