2008/05/03

CiPF: Menggunakan K3b

Pengguna distro linux apapun, yang suka bakar2an CD, pasti kenal baik dengan yang namanya K3b. Tidak peduli meskipun beberapa adalah pengguna setia Gnome, tetep saja "komponen" KDE ini saya yakini sebagai program grafis favorit untuk urusan bakar2an CD.

Nah karena saya sedang belajar FreeBSD, tentu saya ingin juga bisa membakar CD/DVD dengan K3b di desktop KDE FreeBSD. Sayang, setting default FreeBSD-7.0 yang saya pakai tidak membolehkan saya untuk bisa memanfaatkan DVD writer yang terpasang pada PC. Tentu kalau user root mah bisa. Tapi gak mungkin sehari2 kita pakai user root, kan? Saya masih newbie, jadi pakai root kalau untuk urusan penting saja.

Pencarian dengan niat yang bersih dan hati yang tulus menghasilkan temuan yang cukup menggembirakan. Saya menemukan artikel ini yang memberikan hasil memuaskan setelah dicoba dipraktekkan di PC saya. Saya tulis ulang di blog ini supaya ada versi bahasa Indonesia-nya, dan tentu saja ada beberapa hal yang saya tambahkan sendiri.

Modul kernel
Katanya, kalau pembakar CD yang dipakai menggunakan interface SCSI, maka langkah ini bisa dilewat karena K3b di FreeBSD secara default mencari drive SCSI. Tapi AFAIK di Indonesia, dan menurut yang pernah saya lihat, pembakar CD hampir semua merupakan drive IDE. Dan untuk hal ini, kita harus meload driver ATAPI (IDE) supaya pembakar bisa dipakai.

Modul driver ini bernama "atapicam". Modul sudah ada di kernel 7.0-GENERIC. Kernel yang saya pakai cuma hasil kustomisasi sedikit dari kernel generik (newbie juga dalam masalah kernel), dan modul ini otomatis tercompile. Kalau ternyata tidak ada di kernel yang dipakai, ya mau gak mau harus recompile. Tapi tentu itu sudah tak jadi masalah, tidak adanya modul ini membuktikan si admin sudah jago dalam hal konfigurasi kernel. Aktifkan modul tersebut dengan perintah:
# kldload atapicam

Tambahkan baris atapicam_load="YES" pada file /boot/loader.conf supaya modul diload oleh booting script saat FreeBSD dinyalakan. Aktivasi modul ini akan memunculkan file device baru bernama /dev/cd0 sebagai representasi dari drive CD pertama. Sebelum modul ini aktif, file /dev/acd0 biasanya sudah ada sebagai representasi drive CD pertama.

Editlah file /etc/fstab supaya memuat baris berikut ini:
/dev/cd0 /cdrom cd9660 ro,noauto 0 0

Setup permission
Langkah berikutnya adalah setup permission (chmod) dan ownership dari beberapa file. Tentu saja maksudnya adalah agar si user yang akan diperbolehkan menggunakan pembakar CD mendapat akses yang cukup pada file dan device yang dibutuhkan.

Beberapa file yang digunakan oleh K3b harus memiliki setuid root, oleh karena itu file2 tersebut harus diubah permissionnya. Perintahnya seperti ini:
# chmod 4711 /usr/local/bin/cdrecord
# chmod 4711 /usr/local/bin/cdrdao
# chmod 4711 /usr/local/bin/growisofs


Selain file2 program di atas, file device juga harus bisa ditulisi oleh user yang boleh membakar CD. Saya masukkan saja semua user ini ke sebuah grup yang didedikasikan untuk bakar2an CD. Nama grup ini adalah cdrom. Perintah ini akan mempermudah urusan menambah grup sekaligus memasukkan anggota2nya:
# pw groupadd cdrom -M luna,sandra,marsha,dinda

Sekarang, memberi hak akses pada device untuk grup yang telah dibuat tadi:
# chmod 0660 /dev/cd0 && chgrp cdrom /dev/cd0
# chmod 0660 /dev/xpt0 && chgrp cdrom /dev/xpt0
# chmod 0660 /dev/pass0 && chgrp cdrom /dev/pass0


Kalau ada lebih dari satu pembakar CD, lakukan chmod dan chgrp juga pada file2 yang bersangkutan yaitu: cd1, xpt1, pass1, dst.

Supaya setting permission device ini tetap sesuai keinginan jika FreeBSD direboot nanti, masukkanlah baris2 berikut pada file /etc/devfs.conf:

# Allow members of group cdrom to burn CD/DVD using installed burner
own xpt0 root:cdrom
own pass0 root:cdrom
own cd0 root:cdrom
perm xpt0 0660
perm pass0 0660
perm cd0 0660

# Allow all users to read CD/DVD rom
link cd0 cdrom
link cd0 dvdrom


Selesailah sudah dan sayapun segera bersenang2 membakar2 CD dan DVD dengan K3b di FreeBSD.

No comments: