2008/12/17

Heroes S03E14 (S04E01?) bulan Pebruari tahun depan

Finally, this is the ultimate disappoinment for this year-end (bener ya, week-end, year-end?).

Liat sendiri aja di situs utamanya, Heroes volume 4 (Fugitives) baru akan tayang tanggal 2 Pebruari 2009. Bethul, bukan awal tahun seperti serial lain, ini malah awal bulan ke-2 tahun depan. Tapi setidaknya, volume 3 (Villains) telah tamat di episode minggu ini. Jadi engga terlalu menggantung lah.

Hhhhh... bakal jadi minggu2 yang sepi. Semoga saja banyak filem2 yg ngisi kekosongan ini.

2008/12/12

Little Mosque On The Prairie S03E10 tahun depan

Tidaaaaaaaaakkkkkk.........!!!

Menurut epguides, Little Mosque On The Prairie season 3 episode 10 juga baru tayang tanggal 9 Januari 5 Januari tahun depan. Setelah kesel karena Smallville, sekarang ada serial lain yg juga harus nunggu lama.

Aaaarrrrghhh....!!!! Bah! Bah! BAH!

2008/12/03

Gigiku ngilu

Sejak hari Senin kemarin gerahamku terasa ngilu sekali. Geraham kiri atas sebelah belakang. Dirasa2kan dengan lidah rasanya sedikit bengkak. Dan kelihatannya ada gigi yang sedang tumbuh, tapi gak yakin juga sih. Umurku 27, apa engga ketuaan untuk tumbuhnya gigi geraham bungsu? Temen2 lain kayaknya di umur 22-23 gitu pada tumbuhnya.

Beberapa minggu/bulan sebelumnya geraham kanan atas yg ngilu. Tapi kemudian sakitnya hilang sendiri. Dan kalau dilihat2 tidak ada gigi yg tumbuh di situ, hanya ada jarak/space antara gigi geraham paling belakang dan dinding belakang geraham (bener itu istilahnya?).

Dikasih saran oleh kakak untuk minum Ponstan 500mg 3 kali sehari. Katanya kalau besok masih sakit/bengkak, disuruh nambah obat lagi yaitu Diklofenak 25mg dan antibiotik yg 500mg, juga 3 kali sehari.

Baru minum satu, tapi sekarang sakitnya udah berkurang. Ah, minumnya 2 kali sehari aja. Takut kebanyakan racun dalam tubuh.

2008/11/27

Smallville S08E11 tahun depan

Aaaaaaarrrggggghhhhhhhhhhh........!!!!!

Smallville season 8 episode 11 baru akan tayang tanggal 15 Januari 2009. Siallllllllllll.....!!!! Padahal tadi siang aku udah bilang kalau ini adalah minggu yang menyenangkan.

Kesel kesel kesel kesel...!!!!

2008/11/26

Menggunakan link selain default gateway untuk SMTP

Gak yakin juga apakah trik di dalam tulisan ini bisa disebut port based routing atau bukan. Tapi yang pasti bisa memenuhi kebutuhan untuk melarikan arah route jika ingin mengirimkan paket ke port tertentu.

Kasus: saya punya server yang selain berfungsi sebagai webserver dan mail server. Ada sekitar 200 akun email di server itu, yang tiap harinya maenan milis terus menerus. Bandwidth IIX sih berlimpah, permasalahannya adalah bandwidth internasional yang bener2 irit (mahalll). Masalah akses web memang lancar, karena pengakses hanya dari Indonesia. Tapi kan penyedia milis paling terkenal adalah raksasa yahoogroups dan googlegroups. Jelas bw internasional di sini yang berperan.

Solusi: akhirnya saya putuskan menambah link untuk server itu dari ISP lain yang menyediakan bw int'l yang lebih murah.

Nah, saya ingin agar link baru dengan bw int'l yang lumayan besar ini hanya digunakan untuk pengiriman email. Kalau soal nerima email mah gampang, tinggal ganti record MX dari domain yg saya kelola supaya mengarah ke IP dari link baru ini. Untuk itu kemudian saya cari cara supaya hanya paket yang ditujukan ke server lain dengan port tujuan 25, ie. pengiriman email, di-route-kan lewat link baru ini.

Cari2 di google, ternyata agak sulit mencari solusi yg tepat. Atau karena saya yg kurang tajem dalam hal pencarian ya? Hahaha, intinya adalah tidak ketemu, heup dugi ka dinya.

Akhirnya buka2 lagi catetan, dan menemukan artikel tentang proxy transparan dengan server proxy yang beda dengan router. Saya rasa intinya sama, yaitu ingin melarikan route paket yang dikirim ke port 80 lewat IP lain. Perbedaannya adalah: port tujuan adalah 25, server yang sama tapi IP beda (link dari ISP lain).

Untuk itu, saya ikuti tutorial tersebut tapi diubah2 sedikit sesuai kebutuhan.

Dengan konfigurasi seperti:
IP LAMA (default gateway): eth0 10.34.86.77, semua paket keluar lewat link ini.
IP BARU (link dari ISP baru): eth1 192.168.79.3

Saya buat packet marking di tabel mangle iptables, khusus untuk paket keluar dengan port tujuan 25. Perintahnya:

iptables -t mangle -A OUTPUT -p tcp --dport 25 -d ! 10.34.86.77 -j MARK --set-mark 25
iptables -t mangle -A OUTPUT -p tcp --dport 25 -d ! 192.168.79.3 -j MARK --set-mark 25
iptables -t mangle -A OUTPUT -p tcp --dport 25 -d ! 127.0.0.1 -j MARK --set-mark 25


Saya buat 3 rule karena di server ada 3 IP (yg satu localhost), dan kita ingin melarikan paket yang dikirim bukan ke IP server, ya iyalah namanya juga ngirim. Angka 25 untuk set mark bisa diganti jika angka tersebut sudah digunakan untuk marking paket lain. Angka berapa saja yg bisa digunakan saya kurang tahu, males buka2 manual iptables.

Setelah paket ditandai (marking), saya membuat rule supaya paket tersebut di-route-kan lewat IP BARU. Pertama saya pastikan iproute2 sudah terinstal. Pakai apt, yum, synaptic, urpmi, atau apapun. Lalu buatlah sebuah route table khusus. Caranya tambahkan baris seperti ini (baris tersendiri) pada file /etc/iproute2/rt_tables:

25 mailgate

Angka 25 bisa diganti, angka yang boleh digunakan adalah antara 1-252. Kata "mailgate" juga boleh diganti. Dan berikut adalah perintah iproute untuk melarikan rute paket yang telah ditandai ke IP BARU (yg bukan default gateway):

ip rule add fwmark 25 table mailgate
ip route add default via 192.168.79.3 dev eth1 table mailgate


Angka 25 pada fwmark disesuaikan dengan set mark pada iptables.

Dan selesailah sudah. Sekarang semua pengiriman email dilarikan lewat link dari ISP yang baru. Tinggal membuat supaya perintah2 tadi dieksekusi tiap kali boot. Itu mah bisa di /etc/rc.local.

Bisa juga sih packet marking ditambahi supaya pengiriman email ke luar negeri saja yang melewati link baru ini, sementara kalau email ke IIX bisa pakai link default. Tapi ini aja tulisannya udah lumayan panjang. Males kalau harus nulis lebih panjang lagi.

2008/11/24

Beruntung?

Ada yg pernah merasa sangat beruntung karena telah mengambil keputusan yang sangat, sangat, SANGAT benar? Apalagi, saat pengambilan keputusan, kita sempat dibingungkan karena hati kita mengisyaratkan/menyarankan lain. Ketika kita tahu bahwa itu adalah keputusan yang tepat, senang sekali rasanya.

Semoga banyak juga yang beruntung.

Jadi potongan lirik Stranger By The Day dari Shades Apart saya ubah dikit:
I'm not really get surprised
I knew it from the start
Your alibi's no good.

2008/11/20

With all my might, I'll try to forget you

Kemaren pagi... Eh, tepatnya kemaren siang, mangap saya bangun kesiangan. Saya naek bis Kopaja 605 menuju Cilandak. Begitu naek ke bis, duduk, tiba2 saja sebuah lagu melintas di pikiran. Entah datang dari mana itu lagu, kok bisa tiba2 saja melintas. Baru inget, sejak Minggu malem sampe Selasa sore, lagu itu bertengger di playlist Amarok di kantor. Dan dengan refleks, otak saya mulai mendendangkan lagu tersebut. Lagu dari album the best-nya Mr. Big, Not One Night.

Maaf, cuma berani berdendang di otak (pikiran) saja. Kalau saya nyanyi2 dengan keras di dalem bis, bisa2 penumpang lain pada ngasih duit begitu saya selesai nyanyi. Ya itu masih mending. Gimana kalau mereka teriak, "Diem loh, suara sumbang aja pake pengen nyanyi!"? Atau membatin, "Aduh, muka sih ganteng, tapi suaranya gak nahaan..." Atau ada yg ngasih saran, "Ikut Indonesian Dodol aja mas, biar bisa diketawain di seluruh Indonesia." Jadi, demi terciptanya perdamaian dunia yang hakiki, saya berdendang di dalam pikiran saja.

Bagian chorus dari lagu itu lumayan menggelitik ketika sedikit lebih diperhatikan. Dengan kemampuan bahasa Inggris yang di bawah standar, nilai TOEFL 0, saya berusaha mencerna lirik lagu tersebut.

Since you've been gone
I learned to stop tryin' to hold on, because
There's not one night, one single day
That I wouldn't give to you.
So with all my might in every way,
I'll try to forget you too.


Saya mencium bau "balas dendam" di sini. Bukan balas dendam dengan cara melakukan perbuatan yang sama dengan yg dilakukan oleh si offender. Tapi lebih ke penenangan hati. Si offender telah melakukan hal yang pastinya menyakitkan bagi si penyanyi. Lebih tepatnya, si offender telah "mencampakkan" si penyanyi padahal si penyanyi rela memberikan segalanya. Dan si penyanyi membalasnya dengan melupakan si offender dengan sekuat tenaga.

Heuheuheu, sebuah balas dendam yang lemah. Tapi saya rasa ini adalah solusi damai yang baik. Tidak akan terjadi perang. Tapi menghapus semua ingatan tentang orang yang telah menyakiti cukup memberikan kepuasan bagi orang yang telah tersakiti. Gitu kali ya.

Rasanya layak untuk dipraktekkan.

Lirik lengkap lagu itu seperti di bawah ini. Diambil dari www.sing365.com.

I used to dream of only you
now I don't do that.
I used to miss talkin' to you
oh, now I don't do that.

Since you've been gone I learned to stop
tryin' to hold on because

there's not one night, one single day
that I wouldn't give to you.
So with all my might in every way,
I'll try to forget you too.

I thought you could tell me anything
yeah, you used to do that.
You let me inside of everything
yeah, you used to do that.

Never to change at least I thought
it feels so strange because

there's not one night, one single day
that I wouldn't give to you.
So with all my might in every way,
I'll try to forget you too.

Loneliness may come knockin' at my door
where I'm comin' from that don't phase me anymore.
Time has shed a little light on where I'm supposed to be
there ain't no used in thinking you'll come running back to me.

Since you've been gone I learned to stop
tryin' to hold on because

there's not one night, one single day
that I wouldn't give to you.
So with all my might in every way,
I'll try to forget you too.


``Jang, kok sakit hati terus sih?''

Suka2 guwe dong. Jangan suka ikut campur!

2008/11/17

Superman, it's not easy to be you

Superman cuma ada dalam dunia imajinasi. Dan dalam cerita2 tentang Superman, baik itu komik DC, film layar lebar, sinetron2 tentang Superboy dan Superman (Superboy, Lois and Clark, Smallville, dll) selalu digambarkan bahwa menjadi seorang manusia super tidaklah mudah.

Khusus dalam sinetron Smallville yang genre-nya lebih ke arah drama, hal2 emosional dalam diri Superman yang lebih banyak diekspos. Mulai dari pencarian jati diri, cinta, persahabatan, intrik, sampai pada keberuntungan bayi Kal-El yang diangkat anak oleh pasangan bijak Jonathan dan Martha Kent.

Ada satu hal yang selalu digaris bawahi oleh sahabat2 Clark dalam sinetron ini. Saya lupa siapa saja yang pernah mengungkapkannya, tapi kalau tidak salah Oliver Queen (Green Arrow) dan Chloe Sullivan pernah mengungkapkan, bahwa Clark adalah seorang yang selalu mencoba untuk melihat sisi baik dari setiap orang. Bahkan ketika Pa Kent benci sekali pada keluarga Luthor, Clark selalu berusaha untuk mencari kebaikan dalam diri para Luthor. Tapi sayang, karena kita semua tahu Lex Luthor adalah arch-enemy dari Superman, saya anggap usaha Clark pada kasus ini sia2.

Yah... Superman aja bisa gagal, apalagi saya yang cuma orang biasa. Dan ini dunia nyata lagi.

Sekuat tenaga saya berusaha untuk mencari kebaikan dalam diri semua orang, bahkan orang yang telah menyakiti (terang2an maupun di belakang), beberapa kasus menunjukkan kegagalan yang sangat total. Gatot. Padahal Subroto aja engga Gatot2 amat (ngutip kata2 si Teguh temennya Andi, *saha eta?*).

Saya tidak tahu, apakah saya harus terus mencari kebaikan dalam diri mereka? Atau sudahlah, cap saja mereka sebagai orang jahat? Sejahat anggapan mereka tentang saya.

Yeah, Superman, it's not easy to be you.

2008/11/07

Taare Zameen Par vs. Mama I Love You

Mana yg lebih dulu (baca: "mana yg nyontex")? Bukan tentang trailernya ya, tapi tentang ceritanya. Ah, peduli amat lah, hehe..

Taare Zameen Par (2007)

  • http://www.imdb.com/title/tt1268800/

  • http://en.wikipedia.org/wiki/Taare_Zameen_Par

    Taare Zameen Par tells the story of eight year old Ishaan (Darsheel Safary) who suffers greatly until a teacher (Aamir Khan) identifies him as dyslexic. Both commercially and critically acclaimed,[6] Taare Zameen Par won the 2008 Filmfare Best Movie Award as well as a number of other Filmfare and Star Screen Awards.

  • Trailer:




Ikhsan: Mama I Love You (2008)

2008/08/25

Telkom, layanan paling buruk

http://blogs.masterweb.net/2008/08/23/gangguan-routing-pada-server-29-telkom/

Kayaknya pantas kalau disebut memiliki layanan paling buruk. 3 hari tanpa tanggapan apapun. Gila apa?

Cape deh, lelah deh, letih deh...

2008/08/22

Skrip sederhana mendaftar netblok IIX

Untuk keperluan pemisahan rute maupun pembatasan lebar pita... Ya, istilah "splitting route" dan "bandwidth shaping" atau "rate limiting" memang lebih popular. Saya cuma ingin menunjukkan kalau saya mencoba menggunakan bahasa Indonesia. Nya kitu lah pokona mah.

Pemisahan rute maupun pembatasan lebar pita koneksi Internet antara jalur IIX dan internasional adalah praktek yang sangat popular di Indonesia. Saya juga gak tahu kenapa. Mungkin karena bw IIX dari ISP yang satu sangat murah, sementara bw intl yg murah justru dari ISP lain, sehingga kita memutuskan untuk menyewa 2 uplink berbeda untuk IIX dan intl. Mungkin juga karena hal2 lain yang sifatnya spesifik individual (or communital? *bahasa mana eta?*). Atau memang standarnya begitu?

Mengambil daftar blok ip IIX dari http://lg.mohonmaaf.com/ sesuai saran pak Harijanto memang sangat baik. Tapi pasti jadi pusing sendiri karena hasilnya adalah sekitar 4500 baris daftar netblok yang beberapa diantaranya "cacat" dan saling overlap. Untuk lebih jelasnya coba saja sendiri. Memproses dengan excell jelas tidak akan saya lakukan.

Nah, supaya gampang, saya mengompilasi sebuah skrip sederhana. Tujuannya supaya cukup dengan sekali mengeksekusi skrip tersebut, maka daftar netblok IIX kita dapat. Malah kalau perlu tinggal diedit sedikit supaya outputnya menjadi skrip untuk memisahkan rute IIX dan intl. Tentu bukan cuma hal itu yang bisa dilakukan.

Skripnya seperti di bawah ini. Bagian pemrosesan dengan perl aslinya buatan Pak Steven yang saya kurangi sedikit. Saya mah gak ngerti perl2an, rieut... Jadi sebetulnya kredit harus diberikan ke beliau karena bagian terbesar skrip di bawah adalah bagian perl :P.

$ cat get-iix-netblocks.sh
#!/bin/sh
TMP1=/tmp/`date +%s`$RANDOM-1

curl -s -d "query=bgp&router=nice" http://lg.mohonmaaf.com/lg.cgi | grep ^\* | sed /^'* '/d|sed /^'*> '/d > $TMP1

cat $TMP1 | perl -MNet::Netmask -ne'm!(\d+\.\d+\.\d+\.\d+/?\d*)! or next;
$h = $1; $h =~ s/(\.0)+$//;
$b=Net::Netmask->new($h); $b->storeNetblock();
END {print map {$_->base()."/".$_->bits()."\n"}
cidrs2cidrs(dumpNetworkTable)}'

rm -f $TMP1 2>/dev/null


Skrip tersebut menggunakan curl untuk mengambil data dari sebuah alamat lalu hasilnya dibersihkan dengan grep dan sed. Selanjutnya skrip perl memanipulasi netblok pada baris2 di file tersebut. Modul perl yang dipakai adalah Net::Netmask. Perintah/program yg disebutkan biasanya sudah terinstal secara default di linux. Mungkin yang perlu ditambah adalah modul Net::Netmask dari CPAN atau paket libnet-netmask-perl jika anda menggunakan Debian. Output skrip dilempar ke STDOUT, jadi anda perlu redirection (./skrip > file_output) supaya keluarannya disimpan ke file.

Kalau mau dijadikan skrip pemisah rute IIX-intl, skripnya tinggal ditambahi menjadi seperti ini:

#!/bin/sh
TMP1=/tmp/`date +%s`$RANDOM-1

curl -s -d "query=bgp&router=nice" http://lg.mohonmaaf.com/lg.cgi | grep ^\* | sed /^'* '/d|sed /^'*> '/d > $TMP1

cat $TMP1 | perl -MNet::Netmask -ne'm!(\d+\.\d+\.\d+\.\d+/?\d*)! or next;
$h = $1; $h =~ s/(\.0)+$//;
$b=Net::Netmask->new($h); $b->storeNetblock();
END {print map {"route add -net ".$_->base()."/".$_->bits()." gw your.iix.gw dev your_iix_if metric 0\n"}
cidrs2cidrs(dumpNetworkTable)}'

echo "route add default gw your.intl.gw dev your_intl_if metric 0"

rm -f $TMP1 2>/dev/null


Nah sebegitu saja rasanya cukup. Kalau masih bisa dioptimasi dan diperbaiki, sharing ilmunya ya, siapa aja.

2008/07/14

Transfer file komputer-ponsel dengan kdebluetooth di Debian Etch

Sebetulnya ini pengalaman lama, tapi baru saya post di sini karena pengen nulis blog tapi engga ada ide mau nulis apa. Sudah ditulis juga di blog di kantor, tapi pastinya engga bisa dibaca oleh masyarakat luas. Ini juga bukan pengetahuan baru, saya juga mengambil rujukan dari tulisan orang lain hasil googling. Ini berhasil di komputer saya aja, gak ada jaminan akan berhasil di komputer orang lain.

Berikut adalah catatan dari pengalamanku mengambil file dari ponsel baru milik Endrik lewat koneksi bluetooth. Waktu itu ponselnya baru, tapi sekarang sudah raib, kecopetan. Coba kalau masih ada, mau dah gw beli seratus rebu. Berikut adalah beberapa hal yang diperlukan untuk mengoneksikan Debian Etch dengan ponsel yang mendukung bluetooth:
  1. Debian Etch
  2. Modul bluetooth dari kernel (sudah ada di kernel Etch)
  3. Bluetooth dongle, dan port USB di komputer anda
  4. Ponsel yang punya koneksi bluetooth
  5. Desktop KDE (silahkan merujuk ke dokumen lain jika menggunakan desktop selain KDE)

Instalasi peranti lunak
Dibutuhkan beberapa paket program untuk bisa memanfaatkan semua fasilitas bluetooth. Perintah berikut akan membantu menginstal semua paket yang dibutuhkan:
apt-get -V install bluez-utils libbluetooth2 kdebluetooth

Cara konfigurasi apt pastinya udah pada bisa lah yaw.

Testing koneksi bluetooth
Setelah paket-paket di atas terinstal dengan baik, tancapkan dongle anda ke port USB yang tersedia. Tunggu beberapa saat, dan periksa apakah bluetooth sudah dikenali oleh kernel atau tidak. Berikut contoh cuplikan dari perintah dmesg:

usb 1-8: new full speed USB device using ohci_hcd and address 3
usb 1-8: configuration #1 chosen from 1 choice
Bluetooth: Core ver 2.11
NET: Registered protocol family 31
Bluetooth: HCI device and connection manager initialized
Bluetooth: HCI socket layer initialized
Bluetooth: HCI USB driver ver 2.9
usbcore: registered new interface driver hci_usb
Bluetooth: L2CAP ver 2.8
Bluetooth: L2CAP socket layer initialized
Bluetooth: RFCOMM socket layer initialized
Bluetooth: RFCOMM TTY layer initialized
Bluetooth: RFCOMM ver 1.8


Dan berikut adalah contoh cuplikan dari perintah lsmod

$ lsmod
Module Size Used by
rfcomm 36824 0
l2cap 23232 5 rfcomm
hci_usb 16668 0
bluetooth 50148 5 rfcomm,l2cap,hci_usb
...


Jika kondisi di PC sudah seperti itu, artinya bluetooth sudah bisa difungsikan.

Jalankan perintah hciconfig untuk melihat MAC Address bluetooth dongle yang digunakan

# hciconfig
hci0: Type: USB
BD Address: 00:11:67:0C:14:5D ACL MTU: 678:8 SCO MTU: 48:10
UP RUNNING PSCAN
RX bytes:660401 acl:4383 sco:0 events:10441 errors:0
TX bytes:5369956 acl:9758 sco:0 commands:306 errors:0


Aktifkan bluetooth di ponsel lalu deteksi via komputer dengan perintah hcitool scan

# hcitool scan
Scanning ...
00:18:8D:6C:A2:DE Endrik


Kopi, salin, sedottt...
Setelah itu transfer file dari komputer ke ponsel atau sebaliknya sudah bisa dilakukan. Program yang digunakan adalah KDE Bluetooth Server (kdebluetooth) kalau program ini sudah dijalankan maka akan muncul tray bergambar logo KBluetooh di tray KDE.

Berikut cara untuk melakukan transfer file dari komputer ke ponsel via bluetooth:
  1. Klik kanan pada tray kbluetoothd lalu pilih menu "Open Recent" dan pilih nama bluetooth yang terdeteksi, dalam contoh ini Endrik
  2. Pilih dan klik icon "OBEX File Transfer"
  3. Setelah itu masuk ke direktori phone memory/memory card di ponsel untuk melakukan transfer file seperti biasa (salin-tempel/copy-paste)
  4. Nanti akan muncul proses pairing, yakni menyamakan kode antara ponsel dengan bluetooth dongle di PC
  5. Setelah pairing berhasil, ya tinggal kopi-kopi.

Referensi
http://users.tkk.fi/~kehannin/bluetooth/bluetooth.html

---Ada dokumen yang ketinggalan di dokumentasi, nanti saya edit lagi sampai lengkap---

2008/06/24

Gak ngerti pesan error

Kesel gak sih, kalau ada orang yang terang2an menyatakan dirinya berada di tingkat yang jauh lebih tinggi dari kebanyakan orang, apalagi sering menjadi pemberi nilai resmi bagi orang lain, tapi ternyata tidak bisa menerjemahkan pesan error yang sederhana? Pesan mailer daemon ini kan jelas benget maksudnya:
Hi. This is the qmail-send program at server.pengirim.
I'm afraid I wasn't able to deliver your message to the following addresses.
This is a permanent error; I've given up. Sorry it didn't work out.

email@tuju.an:
10.0.1.1 does not like recipient.
Remote host said: 550 5.1.1 email@tuju.an: Recipient address rejected: User unknown in virtual mailbox table
Giving up on 10.0.1.1.

Cuma perlu ngerti bahasa Inggris sedikit saja untuk bisa mengerti apa yang mengakibatkan kegagalan pengiriman email tersebut.

Sekali baca aja udah keliatan kan. Maksudnya kira2 begini: "hai, saya adalah kurir yg bekerja pada server.pengirim. sayang saya tidak bisa mengirimkan pesan anda pada email@tuju.an karena server yang dituju yaitu 10.0.1.1 menyatakan alamat tersebut tidak ada di dalam server 10.0.1.1." Masak error kayak gitu aja sampai membuat bingung "sang master"?

Hehe... ironis memang. Tapi itulah kenyataannya di negeri kita tercinta ini. Yang memberi nilai ternyata belum kompeten untuk mendapat nilai.

Saya? Saya mah cuman tukang protes, bukan pemberi nilai. Walau apa yang saya lakukan dianggap sebagai sebuah penilaian, setidaknya itu hanya berlaku untuk saya sendiri, bukan untuk hal2 resmi.

2008/05/27

Lebih macet dari arus mudik Lebaran

Beneran!

Aksi demonstrasi di daerah UKI mengakibatkan sebagaian besar kendaraan yang menuju ke Pancoran terpaksa mengambil jalur Kramat Jati/Cililitan. Dan hasilnya? Macet total! Dari Pasar Rebo ke PGC yang normalnya (macet normal) bisa ditempuh Kopaja selama 20-30 menit, barusan sampai 2 jam. Betul2 macet, bahkan lebih macet daripada arus mudik Lebaran.

*mana yang duduk sekursi bapak2 terus lagi...*

2008/05/23

Flush/purge/clear/bersihkan RAM secara manual di linux

Pagi2 gini seorang teman kerja yang suka sekali dengan otak yang kebalik nanya tentang keinginannya untuk membersihkan memori di system linuxnya tapi tanpa proses reboot. Ya eyya laaah, makanya pake linux supaya engga terlalu sering reboot kalau ada perubahan pada sistem, kalau terlalu suka dengan reboot mah pake winblows aja.

Saya inget ketika dulu sering maen game arcade yang diemulasi dengan xmame di PC dengan memori yang hanya 128MB. Saya sering merhatiin, kalau game tersebut (biasanya game besar seperti Metal Slug atau Samurai Shodown dan The Last Blade) sudah diload ke RAM, maka RAM akan segera menjadi penuh akibat data dari game serta program lain, bahkan sampai terjadi swapping memory. Ketika game kita matikan (close, kill, you name them), ternyata memory usage langsung turun. Yang tersisa pastinya adalah data dari program lain yang masih berjalan.

Tapi masak sih kita harus maen game dulu untuk flushing RAM?

Ternyata salahsatu solusinya emang melakukan sesuatu yang mirip dengan itu. Dapet wangsit hasil googling di artikel ini yang ternyata lumayan tokcer ketika dicoba pada PC saya di kantor. Caranya:
  1. Buka 2 terminal (xterm, rxvt, afafun lah...), pada salahsatu terminal jalankan program top.

  2. Di terminal lain, berikan perintah ini (tidak harus oleh root):

    $ dd if=/dev/zero of=junk bs=10MB count=300 && rm junk

    Perintah tersebut akan membuat file junk berukuran 3GB lalu menghapusnya kembali. Saya buat berukuran 3GB karena itulah ukuran RAM yang saya pakai. Sesuaikan dengan ukuran RAM yang ada. Tapi ini butuh space HD yang free minimal sebesar file tersebut

  3. Perhatikan perubahan RAM usage (di terminal yang menjalankan top). Pemakaian memori akan naik terus sampai tiba2 turun drastis ketika file junk telah dihapus.


Ini sebetulnya sama saja dengan cara maen game di atas, tapi relatif lebih cepet.

Karena masih belum cukup puas, googling saya lanjutkan, selain karena link yang diberikan google di awal pencarian belum banyak yang terjelajahi. Ternyata ada cara lain yang menurut saya "lebih elegan". Saya anggap begitu karena tidak harus menunggu agak lama untuk menulis file 3GB, dan tentu tidak ada space HD sebesar RAM yang diperlukan. Perintahnya seperti ini (harus oleh root):

# sync && echo 3 | tee /proc/sys/vm/drop_caches

Ih... ternyata bener, RAM usage turun drastis. Untuk ngeliat hasilnya bisa dengan cara 2 treminal di atas atau cara lain yang mungkin dianggap lebih nyaman.

Hehe... ternyata ada perintah untuk membersihkan RAM/memori secara manual di linux. Tapi sayangnya pembersihan ini tidak dilakukan sampai RAM usage bernilai 0, yang dibersihkan hanya data di dalam RAM yang sudah dianggap invalid. Jadi kalau sedang menjalankan program boros memori seperti gnome (apalagi pake compiz/beryl) kemungkinan besar 2 cara di atas tidak akan terlalu ngefek.

2008/05/08

Pemerintah RI loves Mikocok

Akhir2 ini saya sering melihat berita di Detik (halah, iklan gratis lagi nih buat Detik). Soalnya biasanya Detik suka ngiklanin beberapa penyedia jasa IT, serta suka memberitakan hal2 miring tentang blogger. Hari ini ada berita menarik lagi yang menunjukkan kelucuan pemerintah RI.

Detik memberitakan: "Kehadiran Bill Gates bukan untuk memperkuat posisi proprietary, tapi untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah dan Microsoft," ujarnya ketika ditemui di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi, Rabu (7/5/2008).

Ya ampun Pak Mentri, kata pepatah: "it doesn't take a genius just to read between the lines". "Memperkuat kerjasama antara pemerintah dan Microsoft", AFAIK, tidak punya arti lain selain memperkuat posisi pengaruh Mikocok di pemerintahan RI yang tentu saja akan mengakibatkan ketergantungan terhadap produk buatan vendor tersebut semakin tinggi. Ini jelas2 sebuah usaha untuk mengubah peta persaingan antara produk proprietary dengan open source, supaya salahsatu pihak posisinya menjadi semakin kuat.

Saya pribadi tidak melarang atau tidak tidak setuju dengan kedatangan Oom Bill ke Indonesia. Cuman sepertinya kedatangan beliau membawa misi tersendiri (ya eyyalah... dia kan business-man). Dan dari omongnan Pak Mentri, terlihat kalau pemerintah RI sudah yakin untuk segera menjadi budak Mikocok. Kedatangan Oom Bill sepertinya menguatkan hal ini.

Kalau pemerintah yang mengatur hidup rakyatnya secara mutlak malah berpihak pada produk proprietary yang jelas2 selama ini hanya mementingkan uang, kayaknya hal ini perlu jadi perhatian khusus deh.

Ah, jadi bingung...

Jadi inget sama Comlabs. Waktu saya pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Ganesha, yang saya tahu Comlabs adalah tempat utama yang dicari orang jika ada penghuni ITB yang ingin tahu tentang linux. IMHO, saat itu, Comlabs adalah penggiat linux paling giat di ITB. Tapi apa lacur, sekarang aroma linux semakin tak terasa di Comlabs, aroma Mikocok yang sekarang sangat terasa. Ini katanya karena ITB menandatangani kerjasama dengan Mikocok.

Kalau orang2 kampus yang masih idealis aja bisa digituin, apalagi orang2 di pemerintahan yang notabene kebutuhan tehadap duit-nya lebih besar.

2008/05/03

CiPF: Menggunakan K3b

Pengguna distro linux apapun, yang suka bakar2an CD, pasti kenal baik dengan yang namanya K3b. Tidak peduli meskipun beberapa adalah pengguna setia Gnome, tetep saja "komponen" KDE ini saya yakini sebagai program grafis favorit untuk urusan bakar2an CD.

Nah karena saya sedang belajar FreeBSD, tentu saya ingin juga bisa membakar CD/DVD dengan K3b di desktop KDE FreeBSD. Sayang, setting default FreeBSD-7.0 yang saya pakai tidak membolehkan saya untuk bisa memanfaatkan DVD writer yang terpasang pada PC. Tentu kalau user root mah bisa. Tapi gak mungkin sehari2 kita pakai user root, kan? Saya masih newbie, jadi pakai root kalau untuk urusan penting saja.

Pencarian dengan niat yang bersih dan hati yang tulus menghasilkan temuan yang cukup menggembirakan. Saya menemukan artikel ini yang memberikan hasil memuaskan setelah dicoba dipraktekkan di PC saya. Saya tulis ulang di blog ini supaya ada versi bahasa Indonesia-nya, dan tentu saja ada beberapa hal yang saya tambahkan sendiri.

Modul kernel
Katanya, kalau pembakar CD yang dipakai menggunakan interface SCSI, maka langkah ini bisa dilewat karena K3b di FreeBSD secara default mencari drive SCSI. Tapi AFAIK di Indonesia, dan menurut yang pernah saya lihat, pembakar CD hampir semua merupakan drive IDE. Dan untuk hal ini, kita harus meload driver ATAPI (IDE) supaya pembakar bisa dipakai.

Modul driver ini bernama "atapicam". Modul sudah ada di kernel 7.0-GENERIC. Kernel yang saya pakai cuma hasil kustomisasi sedikit dari kernel generik (newbie juga dalam masalah kernel), dan modul ini otomatis tercompile. Kalau ternyata tidak ada di kernel yang dipakai, ya mau gak mau harus recompile. Tapi tentu itu sudah tak jadi masalah, tidak adanya modul ini membuktikan si admin sudah jago dalam hal konfigurasi kernel. Aktifkan modul tersebut dengan perintah:
# kldload atapicam

Tambahkan baris atapicam_load="YES" pada file /boot/loader.conf supaya modul diload oleh booting script saat FreeBSD dinyalakan. Aktivasi modul ini akan memunculkan file device baru bernama /dev/cd0 sebagai representasi dari drive CD pertama. Sebelum modul ini aktif, file /dev/acd0 biasanya sudah ada sebagai representasi drive CD pertama.

Editlah file /etc/fstab supaya memuat baris berikut ini:
/dev/cd0 /cdrom cd9660 ro,noauto 0 0

Setup permission
Langkah berikutnya adalah setup permission (chmod) dan ownership dari beberapa file. Tentu saja maksudnya adalah agar si user yang akan diperbolehkan menggunakan pembakar CD mendapat akses yang cukup pada file dan device yang dibutuhkan.

Beberapa file yang digunakan oleh K3b harus memiliki setuid root, oleh karena itu file2 tersebut harus diubah permissionnya. Perintahnya seperti ini:
# chmod 4711 /usr/local/bin/cdrecord
# chmod 4711 /usr/local/bin/cdrdao
# chmod 4711 /usr/local/bin/growisofs


Selain file2 program di atas, file device juga harus bisa ditulisi oleh user yang boleh membakar CD. Saya masukkan saja semua user ini ke sebuah grup yang didedikasikan untuk bakar2an CD. Nama grup ini adalah cdrom. Perintah ini akan mempermudah urusan menambah grup sekaligus memasukkan anggota2nya:
# pw groupadd cdrom -M luna,sandra,marsha,dinda

Sekarang, memberi hak akses pada device untuk grup yang telah dibuat tadi:
# chmod 0660 /dev/cd0 && chgrp cdrom /dev/cd0
# chmod 0660 /dev/xpt0 && chgrp cdrom /dev/xpt0
# chmod 0660 /dev/pass0 && chgrp cdrom /dev/pass0


Kalau ada lebih dari satu pembakar CD, lakukan chmod dan chgrp juga pada file2 yang bersangkutan yaitu: cd1, xpt1, pass1, dst.

Supaya setting permission device ini tetap sesuai keinginan jika FreeBSD direboot nanti, masukkanlah baris2 berikut pada file /etc/devfs.conf:

# Allow members of group cdrom to burn CD/DVD using installed burner
own xpt0 root:cdrom
own pass0 root:cdrom
own cd0 root:cdrom
perm xpt0 0660
perm pass0 0660
perm cd0 0660

# Allow all users to read CD/DVD rom
link cd0 cdrom
link cd0 dvdrom


Selesailah sudah dan sayapun segera bersenang2 membakar2 CD dan DVD dengan K3b di FreeBSD.

2008/04/30

Tampilan nomor satu, sekuritas engga perlu

Mengutip Ahmad Sofyan dari berita di Okezone: Cukup banyak pihak yang memerlukan layanan webhosting. Namun mereka bingung dengan berbagai jargon teknis yang ada, seperti SSH, redirect, mySQL, quota disk atau bandwidth, dan sebagainya. Padahal, pada dasarnya mereka hanya membutuhkan website yang berfungsi baik, itu saja," ujar Direktur Rimbalinux Ahmad Sofyan dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.


Nampak inilah yang dimaksud oleh Budi Rahardjo yang ditulis DetikInet waktu musim deface situs pemerintah beberapa minggu yang lalu: "Biasanya yang penting webnya jalan dulu, baru kemudian memikirkan masalah sekuriti lalu yang ketiga performa," ujarnya kepada detikINET yang dihubungi via telepon, Rabu (16/4/2008). Bahkan, lanjut Budi, kadang-kadang admin lupa meng-upgrade software karena alasan sibuk, proyek sudah selesai ataupun tidak ada dana untuk upgrade.

Hmmm ya kayak ginilah kalau suatu bangsa yang dibesarkan hanya untuk cari duit. Ketika melihat bahwa situs web bisa membantu menaikkan popularitas (yang pasti ujung2nya menaikkan pemasukan), beramai-ramailah mereka pasang situs web tanpa tahu dan tanpa merasa perlu untuk mempelajari ilmunya terlebih dahulu.

Saya kurang setuju dengan Ahmad Sofyan. Supaya sebuah website berfungsi dengan baik, administrator/pemilik situs tersebut harus tahu tentang masalah teknis yang notabene memang rumit. Tidak mungkin pengurus webhosting bisa menangani situs yang dihost di tempat mereka semuanya sekaligus. Entah itu tentang masalah tampilan ataupun sekuritas. Kalau gue sih yakin gempor... Gak tahu juga sih kalau orang lain.

Cuma bisa berdoa kalau orang Indonesia semakin meningkat kualitas pendidikannya.

2008/04/28

Opsi encoding dengan mencoder

Catetan, biar engga lupa. Kalau inget lagi entar ditambah.

Opsi Xvid
Opsi xvid-encoding yang biasa saya gunakan kalau ripping video:
-xvidencopts vhq=4:bvhq=1:chroma_me:keyframe_boost=13:quant_type=mpeg:noqpel:nogmc:turbo:pass={1,2:bitrate=-$TARGETSIZE}

Kalau encoding film kartun, tambahkan opsi cartoon, simpen di depan atau belakang juga boleh.

Opsi lame
Kalau ripping to-avi sekaligus encoding audio, codec yang dipake untuk audio adalah mp3lame. Ini opsinya:
-lameopts abr:mode=1:br=$BITRATE

Video filter (postprocess juga masuk sini)
Opsi di sini sih gak selalu semua dipake, disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau video tidak akan diresize, ya opsi scale dibuang. Kalau denoiser tidak diperlukan, hqdn3d dibuang aja. Tergantung video asli dan hasil yang diinginkan.
-vf hqdn3d,pp=ci/lb,crop=w:h:x:y,scale=w:h:0:0:0:0.75

2008/04/18

CiPF: libmp3lame dan freebsd-update

libmp3lame
Di FreeBSD-7.0 yang saya pake sekarang terjadi sedikit masalah. mpg321 dan mplayer bisa memainkan file mp3 dengan baik. Tapi lucu banget, program "play", dari paket sox, gagal memainkan file .wav karena tidak menemukan pustaka libmp3lame. Errornya kayak gini:

$ play a.wav
/libexec/ld-elf.so.1: Shared object "libmp3lame.so.0" not found, required by "play"


Terang aja, begitu error ini keluar saya langsung cari paket yang berbau lame dan mp3. Paket yang mengandung kata mp3 tidak ada. Yang mengandung lame juga tidak menjanjikan, yang ada cuma ini:
glame-2.0.1_6
gstreamer-plugins-lame-0.10.6_2,3
mctoolame-decoder-0.1.a_2
mctoolame-encoder-0.1.a_1
toolame-0.2l_1
twolame-0.3.10
flamerobin-0.7.6_1
xflame-1.1.1_1
wmflame-0.60_2
e17-module-flame-20070223_1

Hasil nanya ke jujel juga tidak memberikan trik yang menjanjikan. Sebagian besar ngasih tahu kalau link dari libmp3lame.so.0.0 ke libmp3lame.so.0 tidak ada jadi mesti dibuat dulu. Masuk akal memang, cuman yg jadi masalah adalah file libmp3lame.so.0.0 sendiri tidak ada. Jadi? Eksperimen deh.

Pustaka libmp3lame tidak ada, tapi pustaka libmad ada. Nah setahu saya libmad ini juga ada hubungannya dengan mp3. Diputuskanlah untuk nekad menggunakan libmad ini saja. Perintah yang saya pake untuk membuat link adalah seperti ini:

# ln -vfs libmad.so /usr/local/lib/libmp3lame.so.0

Lalu coba mainkan file .wav tadi

$ play a.wav

Input File : 'a.wav'
Sample Size : 16-bit (2 bytes)
Sample Encoding: signed (2's complement)
Channels : 2
Sample Rate : 44100

Time: 00:04.09 [03:44.46] of 03:48.55 ( 1.8%) Output Buffer: 180.22


Horeeee, play sekarang bisa memainkan file WAV. Suaranya juga keluar dari speaker. Hhhh, lega deeeh.

freebsd-update
Salahsatu hal yang membuat saya malas untuk menggunakan FreeBSD adalah legenda yang disebarkan oleh teman2 pengguna FreeBSD, bahwa setiap ada security advisory maka yang dilakukan adalah melakukan update source ports lalu compile paket yang disebutkan dalam advisory. Malah banyak yg lebih ekstrim, yaitu melakukan perintah "portmanager -u", yang ternyata setelah mengupdate ports langsung mengcompile semua paket yang harus diupgrade.

Saya yakin itu ada tujuannya, dan jelas tujuan yang baik. Tapi bagi saya pribadi yang PC-nya bukan kelas "monster", proses ini akan sangat melelahkan karena artinya KDE yang saya pakai juga harus dicompile ulang. Wedewwww... COMPILE KDE? Cape deeeehhh.

Untunglah ternyata ada tools freebsd-update yang membantu orang2 yang kesulitan/keberatan melakukan kompilasi untuk mengupdate sistem FreeBSD mereka. Penggunaannya gampang, pertama lakukan perintah ini:

# freebsd-update fetch

Kalau muncul keterangan bahwa ada file yang telah didownload, artinya file tersebut harus diupdate, lakukan perintah lanjutan:

# freebsd-update install

Beres deh. Nah biar kita engga terus2an ngetik perintah ini tiap hari, karena kita tidak pernah tahu kapan ada update atau tidak, bisa juga memanfaatkan fasilitas notifikasi dari program ini. Jadwalkan saja (dengan cron) supaya perintah ini dieksekusi tiap hari:

freebsd-update -t alamat@email.kita cron

Nah, porgram itu akan mengirim pemberitahuan ke alamat@email.kita jika ada file yang harus diupdate. Kalau suatu saat kita dapet email pemberitahuan ini, buru2 aja lakukan perintah fetch dan install tadi di atas. Begitchu.

2008/04/17

Pakar negatif

Setelah memunculkan dan memasyarakatkan istilah "blogger negatif" di Indonesia, akan adakah yang berani memunculkan istilah "pakar negatif"?

2008/04/11

CiPF: DVD FreeBSD-7.0 dari 4 iso CD

Apa itu CiPF? Gak mau tahu? Peduli ah, CiPF adalah singkatan dari: Catatan idud Pakai FreeBSD. Dari namanya sudah bisa ditebak isinya, tak perlu dijelaskan lagi.

Saya kenal FreeBSD sejak tahun pertama kuliah, akhir 2000 lah. Dulu saya tidak tahu perbedaan OS yang satu ini dengan OS mirip UNIX lainnya, soalnya saya cuma menjadi pemakai dari beberapa layanan free-shell. Semenjak punya komputer saya sudah beberapa kali menginstal FreeBSD (pertama kali menggunakan versi 5.2), mencoba2 untuk membiasakan diri, dan mencoba untuk melakukan beberapa perubahan supaya enak jika dijadikan OS utk desktop. Tapi sayang, utk ngoprek linux (macem2 distro) aja waktunya udah keburu abis, jadinya si FreeBSD hampir engga keeksplor. Nah sekarang, mumpung sering ada waktu luang sehabis kerja, mungkin adalah saat yang tepat untuk mencoba membiasakan diri memakai FreeBSD sebagai desktop. Saat ini sih masih pakai Debian, soalnya yang FreeBSD baru selesai diinstal.

4 CD instalasi saya ambil dari sini. Tapi kemudian saya mikir, saya kan belum beli CD blank, yang saat ini ada di laci meja adalah DVD blank. Lagian 4 cd itu isinya engga penuh 700MB tiap cd-nya. Malah ada yg isinya cuma 200MB. Wah kalau 4 cd bakal mubazir nih, pikir saya. Kayaknya bakal bagus nih kalau semua dibundel jadi 1 DVD.

Untuk keperluan membundel ini saya kemudian googling, dan nemuin sebuah artikel yang ditulis oleh Dru Lavigne. Di artikel tersebut dijelaskan dengan sangat singkat tapi jelas cara2 membundel 4 cd instalasi FreeBSD-7.0 menjadi 1 DVD. Tapi sayang, perintah2 yang ditulis di situ ada yang tidak cocok dengan OS yang saat ini saya pakai. Dru menggunakan perintah mdconfig untuk membuat sebuah device RAID (cmiiw) utk mewakili file iso cd supaya bisa dimount di sebuah direktori, perintah tersebut tidak ada di Debian. Oleh karena itu saya gunakan saja perintah yang biasa saya gunakan kalau mau mounting file iso. Menggunakan tar untuk menyalin file dari iso yang sudah dimount juga bukan hal yang biasa saya lakukan, jadi perintah itu juga saya ganti.

Saya yakin udah banyak banget yang membuat tulisan serupa, malah lengkap dengan penjelasan dan rujukannya. Tapi berhubung ini mah untuk keperluan catatan diri sendiri, boleh dong cara2 ini saya tulis di blog saya.

Jadi, dalam versi saya, urutan2 membundel 4 iso cd menjadi dvd adalah sebagai berikut:

  1. Download dulu lah iso-nya. Simpaan aja di suatu direktori, misal di /media/archive/. Buat sebuah direktori, dan pindahkan working direktori ke direktori baru tersebut. Tanda "$" menunjukkan saya tidak melakukannya sebagai root dan sebagai ciri bahwa perintah tersebut harus berada dalam satu baris yang sama.

    $ mkdir /media/archive/fbsd-dvd && cd /media/archive/fbsd-dvd

  2. Mount file iso lalu salin isinya. Saya pakai sudo karena mount membutuhkan privilege superuser. Pastikan /mnt adalah direktori kosong yang tidak dipakai oleh user atau proses manapun

    $ sudo mount -o loop /media/archive/7.0-RELEASE-i386-disc1.iso /mnt
    $ cp -a /mnt/* . && chmod u+w * && sudo umount /mnt

    $ sudo mount -o loop /media/archive/7.0-RELEASE-i386-disc2.iso /mnt
    $ cp -a /mnt/* . && chmod u+w * && sudo umount /mnt

    $ sudo mount -o loop /media/archive/7.0-RELEASE-i386-disc3.iso /mnt
    $ cp -a /mnt/* . && chmod u+w * && sudo umount /mnt

    $ sudo mount -o loop /media/archive/7.0-RELEASE-i386-docs.iso /mnt
    $ cp -a /mnt/* . && chmod u+w * && sudo umount /mnt

  3. Edit file packages/INDEX

    $ cp packages/INDEX{,.bak}
    $ sed s/'||1'//g packages/INDEX.bak|sed s/'||2'//g|sed s/'||3'//g > packages/INDEX
    $ rm packages/INDEX.bak

  4. Edit file cdrom.inf, pastikan isinya seperti ini:
    CD_VERSION = 7.0-RELEASE
    CD_VOLUME = 0
    CD_VOLUME = 1
    CD_VOLUME = 2
    CD_VOLUME = 3

  5. Hapus direktori rr_moved

    $ rm -rf rr_moved


OK, acara pembundelan sudah selesai. Sekarang tinggal dibakar ke DVD atau dijadikan file iso supaya suatu saat bisa dibakar ke DVD. Untuk membakar langsung ke DVD saya pakai perintah ini:

$ growisofs -Z /dev/hdd -J -R -speed=4 -no-emul-boot -b boot/cdboot -iso-level 3 .

Pastikan device pembakar DVD sudah diketahui nama device-nya (di saya /dev/hdd), dan perhatikan di bagian akhir ada tanda titik. Kalau mau dijadikan file iso bisa pakai perintah ini:

$ mkisofs -V 'FreeBSD-7.0' -J -R -b boot/cdboot -no-emul-boot -o freebsd-7.0.iso .

Ya, sudah sampai situ, DVD FreeBSD sudah bisa dipakai utk booting komputer lalu lakukan instalasi seperti biasa tanpa harus ganti2 CD.

2008/04/08

Indosat ngeblok multiply (terkait kasus Youtube)

Ah dasar kurang beruntung. IM2 yang sangat kuandalkan selain ngeblok youtube ternyata juga ngeblok multiply. Yah, dengan sangat menyesal, untuk ngakses multiply harus pake speedy.

Telkom kelihatannya sudah menutup akses ke youtube, tapi tidak menutup akses ke multiply.

Youtube-nya bandel sih. Sebetulnya saya salahsatu penggemar youtube. Banyak sekali hal2 baru, yang tentu adalah hal2 baik yang saya dapet. Sayangnya youtube (atau mungkin kebanyakan keluarga Google) terlalu ignorant. Waktu pertama mulai santer berita ttg film Fitnah, saya langsung cari ke wikipedia, dan langsung menemukan sinopsisnya di sana. Satu hal yang menarik adalah banner di bagian atas halaman yg dimaksud memberitahukan bahwa isi halaman itu samasekali bukan tanggungjawab wikimedia (pemilik wikipedia). Saya yakin kalau halaman tersebut diprotes orang, pasti wikimedia segera ambil tindakan.

Beda dengan Youtube yang samasekali tidak memberi peringatan apapun, seakan itu film benar2 film yang bisa beredar tanpa menimbulkan pertentangan dan kekacauan. Lucunya, surat peringatan dari pemerintah Indonesia tidak dilirik sedikitpun. Tidak ada pemberitaan bahwa Youtube telah merespon surat dari pemerintah RI. Yang direspon malah surat dari detikinet, lucu. Ya, sekarang Youtube harus menelan pil pahit dengan kehilangan banyak sekali pengakses potensial dari Indonesia. Makanya, jangan terlalu ignoran.

Tapi sayang :( multiply jadi ikut keblok.

2008/03/28

"Hey Beautiful" di bulan puasa

Basi banget kalau saya bilang "musik bisa membawa kita ke masa lalu." Yah mungkin lebih tepatnya musik akan memicu otak kita untuk mengingat kembali kejadian2 lampau, tentu saja kejadian di masa musik itu sering kita dengar. Ada musik/lagu yang sering kita dengar ketika kita masih sekolah di SD, SMP, SMA, kuliah, atau bahkan hanya beberapa bulan yang lalu.

Biasanya kita akan memberi reaksi biasa ketika mendengar kembali sebuah alunan musik yang mengingatkan kita pada kejadian yang tidak terlalu memberikan kesan mendalam. Tapi kalau kita dengar kembali alunan musik yang, walaupun hanya terjadi beberapa minggu lalu, sering kita dengar di masa yang penuh dengan kenangan yang kurang menyenangkan, tentu reaksinya akan lebih dari reaksi biasa.

Itu terjadi barusan banget. Karena adanya demo para penulis naskah film di US sana maka bulan puasa kemarin (2007) adalah kali terakhir saya nonton komedi situasi How I Met Your Mother yang artinya itulah masa2 terakhir saya mendengar opening song sitkom tersebut (lagu berjudul "Hey Beautiful" dari The Solids). Dan barusan saya nonton lagi sitkom itu.

Ketika potongan lagu yang jadi opening song sitkom itu mulai terdengar, tiba2 saja saya merinding, rambut di kuduk dan di tangan berdiri semua. Bukan karena takut setan tapi karena beberapa kenangan yang... lumayan kurang enak melintas kembali. Hehe... "kurang enak", rasanya kok aneh kalau mengingat apa yang terjadi bulan puasa kemaren. Terasa aneh bukan karena banyak kejadian, tapi justru karena semua kejadiannya adalah kejadian biasa. Sahur, kerja, buka, sahur lagi, kerja lagi, buka lagi. Gak ada yang aneh sama sekali.

Yang membuat itu tidak enak adalah kesendirian.

Dari zaman kuliah juga biasanya emang berkegiatan sendiri. Tapi kali itu adalah untuk pertama kalinya aku harus memantapkan hati untuk menghadapi kesendirian di hari Lebaran. Gak pernah terbayang sebelumnya merayakan sebaran sendirian. Apa artinya Lebaran kalau cuma sendirian? Ya kalau lagi ada di negeri orang sih bisa dimaklumi, ini di rumah sendiri. Selain bayangan tentang itu kesendirian itu, juga aku harus terima kenyataan beberapa orang teman yang pergi untuk meneruskan jalan hidup mereka. Ada yang memang pergi saat itu juga, ada yang sudah terlihat bahwa mereka akan/pasti segera pergi, dan ada yang baru ketahuan kalau salahsatu sudah berangkat sejak lama. Ah, sepinya hidup ini.

Wah, kalau season 3 dari sitkom ini nanti tamat, pasti akan ada jeda waktu kosong sebelum season 4 premiere tayang kembali. Atau bahkan season 3 ini adalah yang terakhir. Artinya akan ada masa2 lagu ini tidak aku dengar lagi. Dan ketika pada akhirnya aku mengdengarnya lagi, pasti kenangan manis-asem-asin-pait ini terbayang lagi.

Jadinya aku potong aja itu lagu. Lalu aku set sebagai lagu pembuka ketika aku log in ke desktop KDE di PC-ku di kantor. Ya biar lagu itu terdengar terus, jadinya terbiasa, dan engga akan jadi pemicu hadirnya kembali kenangan itu.

Tapi gak tahu juga sih, bisa jadi malah kenangan itu terbayang setiap saat. Kita liat aja.

2008/03/25

Salah nanya salah orang

Apakah anda pengguna GNU/Linux? Ataukah anda pengguna FreeBSD? Atau mungkin pengguna sistem mirip UNIX yang lain yang sangat popular saat ini? Ya intinya anda jarang menggunakan MS Windows (MSW) begituh? Saya berani bertaruh, meski sistem yang anda gunakan tidak rewel karena kena virus, anda tetep dipusingkan oleh masalah virus komputer yang menyerang sistem operasi MSW .

Ini pengalaman pribadi saya sendiri. Kehidupan saya pribadi total tidak menggunakan MSW. Komputer server semua memakai linux, workstation di kantor memakai linux, pc di rumah juga cuman running linux. Tentu hal ini membuat saya, saat ini (saya gak berani terlalu sombong karena banyak pakar meramalkan bahwa ke depannya linux juga bakal direpotkan oleh virus), tidak dipusingkan oleh virus yang menyerang MSW.

Sayang hal itu tidak membuat saya tiis ceuli herang mata dari hal2 yang berbau virus MSW. Kolega saya, keluarga saya, bahkan yang baru kenal dengan saya selalu mengeluh dan bertanya2 bagaimana cara yang jitu utk menghadapi virus MSW. Saya heran, kenapa orang2 itu selalu bertanya tentang virus ke saya. Apa karena saya tidak pernah mengeluh komputer saya dijangkiti virus? Atau karena saya kurus dan pakai kacamata sehingga terkesan sebagai pembuat virus komputer yang pastinya tahu cara menghindari virus? Atau karena saya enak diajak ngobrol sehingga terus2an ditanyai hal2 yang saya tidak tahu? Entahlah. Tidak tahukah bahwa pertanyaan mereka itu dilempar ke orang yang salah?

Kecurigaan terbesar adalah karena saya engga pernah mengeluh soal virus. Tapi "kekurangan keluhan" ini pasti juga terjadi pada siapa saja yang menggunakan sistem yang tidak rentan terhadap virus. Dan kalau kita punya anggapan bahwa manusia itu semua sama, maka mestinya orang2 yg mirip dengan saya (pengguna non-MSW) juga selalu dihujani oleh pertanyaan tentang virus MSW oleh orang2 di sekitarnya.

Alangkah senangnya kalau para penanya ini, tidak harus selalu bertanya pada orang yang salah, tapi lebih melihat pada penyebab kami (saya) tidak pernah mengeluh soal virus. Dicontohlah kalau ternyata apa yang akhirnya mereka dapati adalah sesuatu yang menguntungkan. Jadinya keluhan berkurang, dan tentu tidak terjadi salah tanya.

2008/03/18

Gak pake crosspost Blogger-Multiply

Yah sejak saat ini fasilitas crosspost dimatiin ajah. Abisnya males, blog asli di blogger gak bisa pake nama domainku sendiri, harus pake *.blogspot.com.

Jadi?

Tentu agak sedikit repot karena harus posting 2 kali. Tapi gpp lah, toh dengan manfaatin crosspost juga komentar2-nya engga saling berbagi.

2008/01/28

Perkara Suharto, siapa yg nanggung?

Mamah saya meninggal setahun yg lalu. Semua warisannya baik itu harta maupun hutang menjadi tanggung jawab kami sebagai ahli warisnya.

Nah sekarang Suharto meninggal. Apakah anak2nya selaku ahli waris akan menanggung semua perkara yg dituduhkan pada Suharto? Itu kan termasuk hutang juga. Apalagi hutangnya ini bukan cuman hutang pada seseorang, tapi pada seluruh rakyat Indonesia, pada keadilan, juga pada kemanusiaan.

2008/01/25

Modus baru perampokan mobil

Dapet dari temen yg dapet pesen lewat YM dari temennya:

Modus perampokan di jalan dgn menggunakan telur.

Ini adalah kejadian buruk yg di alami teman kita (siapa sih? gw gak kenal. namanya aja engga ada), perampok melemparkan beberapa butir telur ke kaca dpn mobil korban, bertujuan si pengemudi memperlambat kendaraan dan mengaktifkan wiper kaca mobil, harapan pengemudi dgn mengaktifkan wiper agar pecahan telur dapat dibersihkan. Akan tetapi daya lengket telur yg pecah di kaca malah menjadi rata dan menghalangi pandangan si pengemudi. Ini adalah harapan perampok agar pengemudi segera menghentikan mobilnya dan perampoksiap beraksi merampas dan mengancam utk menghilangkan nyawa.

Disarankan.. kurangi kecepatan, jgn hidupkan wiper, usahakan pandangan ke jalan dgn memanfaatkan celah2 dari pecahan telur tsb, lalu berhentilah ditempat yg aman.

Dan sebarkan info ini ke sdr, shb, dll agar terhindar dr kej.buruk ini.

===

Kalo kata gue:

1. Gw gak puya mobil, jadi gak terlalu kuatir.
2. Berhati2 memang wajib. Jangan sok jagoan, asal ada msalah dikit keluar dari mobil dengan napsu. Mending berhati2 aja.

2008/01/07

Buku Risalah Pergerakan Mahasiswa

Barusan banget dapat email dari teman semasa SD dan SMA. Isinya pengumuman ttg buku yang ditulis oleh beliau dan baru saja diterbitkan. Mudah2 dapet free-copy :D.

From: Indra Kusumah
To: undisclosure recipients
Subject: BUKU RISALAH PERGERAKAN MAHASISWA

Assalamu ‘alaikum Wr Wb
Alhamdulillah buku Saya berjudul “Risalah Pergerakan Mahasiswa” sudah terbit. Kata Pengantar dari Dr H M Hidayat Nur Wahid, MA. Penerbitnya INDYDEC Press.

Berikut ini adalah komentar tentang buku tersebut:
“Dengan bahasa yang mudah dicerna, Indra mengupas pergerakan mahasiswa secara komprehensif: mulai dari sejarah, nilai-nilai/etika yang harus dianut sampai ke hal-hal praktis seperti musyawarah dan manajemen aksi (baca: demonstrasi). Sebuah buku yang wajib dibaca oleh para mahasiswa yang ingin jadi aktifis pergerakan!”
Prof. Dr. Ganjar Kurnia, Ir., DEA., Rektor Universitas Padjadjaran

“Sang penulis tahu betul apa yang ditulisnya. Sesungguhnya ia hanya menuliskan apa yang telah dilakukannya. Karenanya amat detail dan penuh semangat. Tapi disinilah kelebihan buku ini; mudah dicerna dan diimplementasikan. Dan yang terpenting mampu menularkan gelora perjuangan gerakan mahasiswa dari generasi ke generasi, dari kampus ke kampus, bahkan dari negara ke negara.Buku ini juga melepas dahaga dari kemarau panjang gerakan mahasiswa. Dunia kampus kini terasa kian pragmatis, materialistik, bahkan hedonistik. Kampus kian gersang dari igauan idealistik. Penulis seperti tengah mengumpulkan serpihan yang tersisa. Ia ingin membangunnya kembali, sebelum semua akar-akar pergerakan dan jiwa juang akhirnya meranggas dan tercerabut dari jati diri mahasiswa. Semoga apa yang diupayakan menjadi momentum kebangkitan. Terus berjuang!!!”
Mustafa Kamal, S.S., Anggota DPR-RI 2004-2009

“Inilah buku yang telah lama dinanti. Kehadirannya diharapkan mampu mengalirkan atmosfir baru pergerakan, dimana pergerakan pemuda akan senantiasa hidup dan menjadi oase semangat dalam rangka rekonstruksi peradaban umat manusia. Keterpaduan gerakan pemuda dan mahasiswa akan menjadi garda terdepan arus perubahan menuju perbaikan. Saatnya mengembalikan kepahlawanan pemuda kita. Ar rajulu ibnu bi’atihi!!!”
Tri Wahyu Yunianto, Presiden BEM STT Telkom 2005-2006, Direktur Kajian & Advokasi INDYDEC.

“Buku yang ditulis oleh Indra Kusumah ini menginspirasi sebuah fase gerakan mahasiswa dengan keunikan yang khas dan pendekatan berbeda dari fase gerakan sebelumnya. Keunikan khas dari buku ini adalah keberanian penulis meramu tiga pilar gerakan mahasiswa: agama, idealisme dan responsif terhadap isu-isu aktual kemasyarakatan. Sedangkan pendekatan yang berbeda dari fase gerakan sebelumnya terletak pada pola gerakan yang tertib, terkendali, dan memiliki visi yang responsif, tidak radikal namun tetap militan. Buku ini disajikan dengan tutur dan bahasa yang mengalir, sangat baik dijadikan referensi bagi para mahasiswa dan aktifis post 98 yang memiliki tantangan gerakan yang lebih kompleks.”
Muradi, Mantan Kordinator Forum Mahasiswa Bandung tahun 1998, Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Padjadjaran.

“Menjadi bagian dari sebuah pergerakan benar-benar telah terasa oleh penulis. Tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan pergerakan pemuda telah mendorong penulis membuat buku ini. Buku yang bisa menjadi referensi bagi pemuda/kaum pergerakan untuk membangun peradaban yang lebih baik. Semoga buku ini bisa menjadi stimulus bagi lahirnya peradaban madani. Hidup mahasiswa!”
Rizal Tanzil Rahman, Presiden BEM STT Tekstil 2005-2006.

“Buku ini bagus sebagai pengetahuan para aktifis mahasiswa yang hari ini dituntut secara ilmiah dan objektif, dengan didukung basis rasionalitas dan data-data yang kuat.”
Prof. Dr. TB Zulrizka Iskandar, S.Psi., M.Sc., Pakar Psikologi Sosial.

“Cerdas dan lugas! Kepada mereka yang ingin menjadi penyelamat masyarakat sejati, bacalah buku ini!”
Johan Khan, Aktifis Pergerakan Mahasiswa BEM Se-Bandung Raya.

Bagi yang berminat, bisa memesan ke Saudara Rizal Tanzil, SST (Sekjen INDYDEC) dengan nomor kontak 081573086106.Apabila ada yang berminat sharing atau bedah buku yang terkait penulisnya, bisa langsung menghubungi Saya. Informasi tentang buku ini bisa diforward ke jaringan sahabat-sahabat yang memiliki perhatian dengan gerakan mahasiswa.Atas perhatian sahabat semua, Saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr WB.

Indra Kusumah
HP : 081722xxxx
e-mail : i_kusumah@...
Blog : http://indra-kusumah.blogspot.com


Hahhhh... Temen seangkatan yang dulu kuracuni dengan cerita2 macam Wiro Sableng dan lain2 sudah melangkah ke level yg tidak mungkin dikejar lagi. Terus berkarya, Indra, buat temanmu ini bertambah bangga.

2008/01/04

Jakarta dingin

Saya bukan asli dari Jakarta. Ya status saya adalah dalam perantauan di Jakarta. Menginjakkan kaki di Jakarta awal Oktober 2006, jadi baru setahun lebih 3 bulan saya ada di Jakarta.

Selama ini kesan saya tentang Jakarta adalah kota yang panas. Bahkan ketika tinggal di daerah sekitar Kampung Rambutan, ataupun ketika nginep di rumah saudara di daerah Pondok Labu dan Pondok Gede, tetep aja panasnya kerasa. Mungkin sesekali terasa agak dingin, tapi tidak sedingin ketka saya tinggal di Tasik atau ketika kuliah di Bandung.

Tapi dalam sekitar sebulan terakhir, suhu kota Jakarta berubah seakan kota ini dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Dinginnya hampir membuat saya beku. Apalagi kalau harus mandi pagi2, bener2 penyiksaan fisik yang berat. Tubuh gemetar hebat. Gigi gemeretuk. Dan rasanya ingin segera melompat ke atas tempat tidur, peluk bantal guling, pake selimut yang tebel, terus bobo.

Yang udah lama ada di Jakarta apakah merasakan kedinginan kali sebagai sesuatu yang biasa? Apakah memang ada suatu siklus tertentu di mana suhu udara Jakarta sedingin atau lebih dingin dari ini? Saya baru setahun di sini, dan selama itu belum pernah merasakan suhu dingin yang lebih rendah dibanding sebulan terakhir ini.

2008/01/03

Penghapusan domain .id

Ada pemberitahuan dari PANDI. Ini dikirim ke email resmi para ISP dan para reseller domain. Tapi rasanya ini informasi yang harus diketaui oleh masyarakat secara umum karena banyak juga yang membeli domain .id tidak lewat ISP atau reseller tapi beli langsung ke PANDI.

Kepada Yth.
ISP
Di tempat

Dengan hormat,
Bersama ini kami lampirkan surat pemberitahuan kepada seluruh ISP berkenaan dengan Penghapusan nama domain.or.id, .co.id, .web.id yang sudah habis masa berlakunya dan tidak melakukan perpanjangan. Kami harap informasi yang kami sampaikan dapat di teruskan kepada pelanggan ISP.

Untuk informasi dan konfirmasi dipersilakan menghubungi info@pandi.or.id atau www.pandi.or.id.

Demikian informasi ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Terima Kasih untuk memakai .id untuk nama domain anda.

Hormat kami,


Admin PANDI

Hehe... untung domain sayah mah udah diperpanjang.

2008/01/02

Gak bisa antri, atau gak mau?

Gedung tempat saya bekerja saat ini dipenuhi oleh perusahaan2 yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Di dekat tempat parkiran ada fasilitas kamar mandi yang selalu dimanfaatkan oleh para karyawan yang bertugas pada malam sebelumnya, yang lembur, dan lain-lain. Pastilah jumlah kamar mandi ini jauh lebih sedikit dibanding jumlah orang yang menggunakannya. Bisa ditebak, para pengguna harus antri jika ingin menggunakan kamar mandi di jam2 sibuk. Sibuk untuk mandi tentunya.

Perkiraan saya tentang para penghuni kantor2 yang berbau Teknologi Informasi, terutama karena saya sering melihat orang asing berkeliaran di gedung ini, tentu bahwa mereka sudah cukup beradab dan tahu mana yang harus didahulukan. Saya pribadi telah mempraktekkan itu. Kenyataan rupanya berkata lain.

Barusan saya turun untuk menggunakan kamar mandi. 2 kamar mandi yang tersedia sedang penuh, dan ada seorang calon pengguna yang sedang antri. Sayapun duduk di kursi yang kebetulan sedikit jauh dari kamar mandi yang diincar, dengan maksud mengantri tentunya. Beberapa saat berikutnya, seorang berpakaian lusuh (kaos oblong, pake topi, pake sendal kayak yg mau ke mesjid, gaya orang kampung lah) datang, juga untuk mengunakan kamar mandi, dan terkesan mengantri juga tapi berdiri agak lebih dekat ke kamar mandi yang diincar.

Setelah menunggu, akhirnya 1 pintu kamar mandi terbuka dan seseorang keluar, kebetulan saya yang melihat pertama kali, dan tentu saya kasih tahu si orang yang sudah mengantri lebih dulu, "Silakan Mas, ada yang kosong tuh." Si Mas itupun segera beranjak ke arah kamar mandi.

Tapi apa lacur, seseorang yang baru datang (nampaknya baru turun dari motor) langsung meluncur masuk ke kamar mandi yang kosong tanpa melihat bahwa sudah ada 3 orang yang sudah menunggu untuk menggunakan kamar mandi. Orang ini berpenampilan necis. Kemeja putih salur2, rambut pendek terurus, ID card yang dikalungkan ke leher dengan tali gantungan besar (kayak kalung henpon), pokoknya terkesan keren lah. Dengan kecewa, si mas yang tadi berdiri di depan kamar mandi tanpa bisa berbuat apa2. Untung hanya sekitar semenit kemudian, kamar mandi satunya kosong.

5 menit berlalu, akhirnya si orang necis yang "nyelak antrian" tadi keluar. Semua juga pasti bisa ngerti kalau saat ini adalah bagian saya menggunakan kamar mandi. Sayapun berdiri dan mulai melangkah. Tapi saya dibuat kaget. Si orang dengan dandanan ngampung yang datang sesudah saya, langsung masuk aja ke kamar mandi kosong tanpa terlebih dulu melihat2 sekitar apakah ada yang sudah antri sebelum dia atau tidak.

"Hebat orang ini," saya pikir. Jelas2 semua yang ada di sekitar situ datang sebelum dia. Tapi dengan penuh kenikmatan langsung mengunakan fasilitas umum yang digunakan bergiliran secara mengantri. Minimal liat2 dulu kanan-kiri lah, kalau ada yang potensial menjadi calon pengguna apa salahnya tanya dulu, toh jelas2 dia datang ke situ paling akhir. Dan tampang saya yang mengantuk dengan rambut kusut serta nenteng kantong kresek berisi handuk dan sabun jelas tidak menunjukkan kalau saya ini supervisor crew cleaning-service gedung.

Hhhh... Rupanya banyak bule serta orang Korea di gedung ini tidak membuat para inlander menjadi lebih beradab. Orang dengan dandanan ngampung dan orang dengan dandanan ngota sama aja gobloknya. Pantesan aja Indonesia gak bisa maju. Orang2nya cuman sedikit yang mau mikir. Gara2 apa ini ya?