Skip to main content

Encode, uptime, dll

Ah senangnya bisa posting di blog lagi. Kangen banget, euy. Tapi bingung mau nulis apa ya? Miskin ide nih. ``Bukannya dari dulu juga miskin?'' Yeah, seperti itulah.

Beberapa hari terakhir ini saya sedang belajar encoding. Bukan menulis kode program encoding tentunya. Masih jauh lah ke situ mah. Saya berusaha mengencode serial Smallville dari DVD. Bukan untuk dijual!!! Buat konsumsi sendiri. Proses encoding dengan pustaka XviD menggunakan perangkat lunak transcode menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam untuk video stream sepanjang 45 menit.

Ini jelas berpengaruh pada uptime sistem. Saya biasanya membiarkan komputer menyala sekitar 10 jam per hari. Itupun kalau sedang mengerjakan tugas yang membutuhkan pekerjaan mengetik dalam waktu yang lama. Tapi dengan aktivitas encoding, uptime komputer saya tak bisa kurang dari 15 jam per hari. Karena kebanyakan hasil encoding tidak memuaskan saya, sehingga harus diulang. Setting XviD-nya belum bener nih.

Tapi kemudian saya menyadari sesuatu. Bahwa komputer saya (Duron 1.1) tidak mengalami penurunan performa walaupun uptime-nya lama. Berbeda dengan dengan yang dikeluhkan seorang teman yang menggunakan Athlon 1.x (saya lupa, tapi diatas spesifikasi saya), dimana dia selalu merasakan adanya penurunan performa mesin seiring bertambahnya uptime. Mungkin benar rumor selama ini (sebetulnya ini bukan rumor) bahwa OS Mandrakelinux dengan kernel linux yang saya gunakan lebih mampu menangani tugas2 berat dan memiliki manajemen memori yang lebih baik dari OS WinXP yang digunakan oleh teman saya.

Tuh kan ngelantur. Udah ah.

Comments